Bisnis Kami — Penelitian dan Pengembangan
Pusat Penelitian & Pengembangan Kami
Riset & Pengembangan (R&D) Asian Agri mendukung pengelolaan perkebunan yang lebih produktif, efisien, dan bertanggung jawab melalui inovasi yang praktis dan telah teruji di lapangan.
Sejak 1989, tim R&D kami telah mengembangkan berbagai solusi di bidang pemuliaan tanaman, agronomi, analisis laboratorium, dan pengelolaan hama yang dapat diterapkan langsung dalam kondisi operasional perkebunan. Upaya ini mendukung kinerja tanaman dalam jangka panjang sekaligus berkontribusi pada komitmen keberlanjutan AA2030 Asian Agri.
Pusat Penelitian dan Pengembangan Kelapa Sawit
PO Box 35 Bahilang Plantation
Tebing Tinggi Deli 20600
Sumatra Utara, Indonesia
Tel: +62 621 21511
Sistem R&D yang Terintegrasi
Sistem R&D Asian Agri mengintegrasikan pemuliaan tanaman, analisis laboratorium, dan validasi lapangan untuk mengubah hasil riset menjadi solusi yang dapat diterapkan secara nyata di perkebunan.
Melalui kolaborasi yang erat dengan operasional perkebunan, tim kami memastikan setiap temuan ilmiah tetap relevan, mudah diterapkan dalam skala yang lebih luas, dan siap diimplementasikan di lapangan.
Oil Palm Research Station (OPRS)
Berlokasi di Riau, Oil Palm Research Station merupakan pusat program pemuliaan kelapa sawit Asian Agri. Di fasilitas ini, para peneliti mengevaluasi berbagai galur genetik pada beragam kondisi tanah dan iklim untuk mengembangkan bahan tanam yang unggul dan mampu memberikan kinerja optimal di lapangan, termasuk varietas benih Topaz.
Melalui riset ini, Asian Agri terus memperkuat kualitas genetik tanaman, meningkatkan ketahanan perkebunan terhadap berbagai kondisi lingkungan, serta mendukung produktivitas yang berkelanjutan dalam jangka panjang.
Clonal Oil Palm Production Unit (COPPU)
Berlokasi di Pangkalan Kerinci, Riau, COPPU memproduksi bahan tanam melalui kultur jaringan, sehingga kelapa sawit terpilih dengan sifat-sifat unggul dapat diperbanyak secara lebih konsisten.
Melalui perbanyakan bahan induk yang dipilih secara cermat, COPPU mendukung pertumbuhan tanaman yang lebih seragam di perkebunan perusahaan maupun kebun pekebun swadaya, sehingga membantu menciptakan pengelolaan kebun yang lebih konsisten.
Laboratorium Biomolekular
Laboratorium Biomolekuler mendukung pengambilan keputusan pemuliaan yang lebih dini dan akurat melalui analisis genetik pada tingkat DNA. Dengan demikian, proses seleksi menjadi lebih tepat, waktu evaluasi dapat dipersingkat, serta pengembangan bahan tanam yang sesuai dengan berbagai kondisi perkebunan dapat dipercepat.
Laboratorium Analitik
Berbasis di Tebing Tinggi, Laboratorium Analitik menyediakan data yang mendukung pengambilan keputusan di perkebunan melalui analisis tanah, jaringan daun, pupuk, kompos, air limbah, dan tandan buah segar.
Informasi yang dihasilkan membantu penerapan pemupukan yang lebih tepat sasaran, mengidentifikasi ketidakseimbangan unsur hara sejak dini, serta meningkatkan efisiensi pengelolaan input di seluruh perkebunan, sejalan dengan upaya Asian Agri dalam mewujudkan produksi yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.
Bersama dengan penerapan pengendalian hama terpadu, hal ini turut mendukung komitmen AA2030 Responsible & Sustainable Production Asian Agri, termasuk upaya mengurangi penggunaan pestisida hingga 50% melalui praktik pengelolaan di lapangan yang lebih tepat sasaran
Laboratorium Hama dan Penyakit
Berbasis di Tebing Tinggi, Sumatera Utara, Laboratorium Hama dan Penyakit membantu perkebunan mengelola risiko terhadap tanaman melalui kegiatan pemantauan, penelitian, serta pengembangan metode pengendalian yang dapat diterapkan langsung di lapangan.
Pendekatan yang diterapkan menggabungkan pengendalian hayati, strategi pencegahan, dan intervensi yang tepat sasaran untuk menjaga kesehatan tanaman sekaligus mengurangi ketergantungan pada pestisida kimia.
Melalui pendekatan ini, kesehatan tanaman dapat terjaga secara berkelanjutan, penggunaan pestisida kimia dapat ditekan, serta mendukung target AA2030 dalam mengurangi penggunaan pestisida melalui penerapan pengendalian hama terpadu.
Area Uji Lapangan
Uji lapangan di berbagai zona agroklimat dilakukan untuk mengevaluasi program pemupukan, metode pengendalian hama, dan praktik agronomi dalam kondisi perkebunan yang sesungguhnya. Hasilnya menjadi dasar untuk memvalidasi rekomendasi sebelum diterapkan secara lebih luas, sehingga perkebunan dapat mengadopsi praktik berbasis riset dengan keyakinan yang lebih besar pada skala operasional.
Mengembangkan Bahan Tanam Unggul
Asian Agri mengembangkan varietas kelapa sawit yang dirancang untuk mendukung produktivitas yang konsisten, memiliki daya tahan yang baik, serta mampu beradaptasi di berbagai kondisi pertumbuhan.
Melalui seri benih Topaz, pendekatan tersebut diwujudkan melalui proses pemuliaan yang terkontrol, analisis laboratorium, dan uji lapangan untuk menghasilkan performa tanaman yang andal di perkebunan.
Karakteristik utamanya meliputi:
- Produksi tandan buah segar (TBS) yang konsisten
- Potensi rendemen minyak berdasarkan hasil seleksi pemuliaan
- Mampu beradaptasi pada berbagai kondisi tanah, termasuk lahan marginal
Lebih dari 200 juta bibit telah ditanam di seluruh perkebunan Asian Agri dan kemitraan bersama petani, mencerminkan penerapan yang konsisten dari waktu ke waktu.
Bagi perkebunan maupun petani swadaya, penggunaan bahan tanam unggul dapat mendukung produksi yang lebih stabil, penggunaan input yang lebih efisien, serta keandalan pasokan jangka panjang yang lebih baik.
Inovasi Riset untuk Dampak di Lapangan
Wawasan yang diperoleh melalui penelitian di laboratorium dan uji lapangan menjadi dasar dalam mendukung pengambilan keputusan yang lebih tepat di perkebunan inti maupun kebun petani.
Penerapannya membantu mendukung:
- Pemupukan yang lebih tepat sasaran sesuai dengan kondisi di lapangan
- Identifikasi lebih dini terhadap ketidakseimbangan unsur hara dan risiko pada tanaman
- Penggunaan sarana produksi pertanian yang lebih efisien
- Kinerja tanaman yang lebih konsisten di seluruh area perkebunan
- Pemantauan kondisi tanah dan lingkungan yang lebih baik
Melalui perpaduan antara riset dan validasi di lapangan, Asian Agri memastikan setiap rekomendasi yang dihasilkan tetap praktis, dapat diterapkan dalam skala luas, serta relevan dengan kebutuhan operasional perkebunan.
Standar dan Jaminan Mutu
Operasional laboratorium kami didukung oleh standar internasional yang diakui untuk mutu dan kompetensi teknis.
- ISO 9001:2015 untuk sistem manajemen mutu
- ISO 17025 untuk akurasi pengujian dan kompetensi teknis
Hasil pengujian juga dibandingkan melalui program uji profisiensi internasional seperti WEPAL, sehingga mendukung penyediaan data yang andal untuk pengelolaan perkebunan dan pengambilan keputusan operasional.
Bekerja Sama dengan Pusat R&D Asian Agri
Asian Agri memiliki kapabilitas R&D yang menggabungkan keahlian laboratorium, validasi di lapangan, dan pemahaman mendalam tentang perkebunan untuk mendukung peningkatan kinerja tanaman serta pengambilan keputusan yang lebih tepat.
Fasilitas laboratorium kami juga tersedia bagi mitra eksternal dan pelaku industri, dengan layanan pengujian untuk tanah, jaringan daun, pupuk, kompos, air limbah, dan tandan buah segar.
Didukung oleh standar mutu internasional serta pengalaman langsung di lapangan, tim Asian Agri siap memberikan dukungan analisis yang praktis bagi kebutuhan perkebunan dan pertanian. Untuk informasi lebih lanjut mengenai layanan yang tersedia, silakan menghubungi tim R&D Asian Agri.
Frequently Asked Questions (FAQs)
- Apa fokus penelitian dan pengembangan (R&D) Asian Agri?Penelitian dan pengembangan (R&D) Asian Agri berfokus pada pengembangan solusi praktis untuk mendukung produktivitas perkebunan, efisiensi penggunaan sumber daya, dan produksi kelapa sawit yang berkelanjutan. Bidang penelitiannya mencakup bahan tanam, agronomi, analisis laboratorium, pengendalian hama terpadu, serta validasi melalui uji lapangan.
- Bagaimana Asian Agri memastikan hasil penelitiannya dapat diterapkan di lapangan?
Asian Agri memastikan hasil penelitiannya dapat diterapkan di lapangan melalui uji coba yang dilakukan di berbagai kondisi agroklimat dan lingkungan perkebunan. Pendekatan ini membantu memastikan setiap rekomendasi telah tervalidasi dan dapat diterapkan secara andal dalam kondisi operasional sebelum diimplementasikan secara lebih luas. - Fasilitas apa saja yang menjadi bagian dari sistem R&D Asian Agri?
Sistem R&D Asian Agri mencakup Oil Palm Research Station (OPRS), Clonal Oil Palm Production Unit (COPPU), Laboratorium Biomolekuler, Laboratorium Analitik, Laboratorium Hama dan Penyakit, serta lokasi uji lapangan. Seluruh fasilitas ini saling mendukung kegiatan pemuliaan tanaman, pengelolaan perkebunan, dan penelitian berbasis lapangan. - Bagaimana bahan tanam Asian Agri mendukung kinerja perkebunan?
Bahan tanam Asian Agri dikembangkan melalui proses pemuliaan terkontrol, analisis laboratorium, dan evaluasi lapangan untuk mendukung produktivitas yang konsisten, ketahanan tanaman, serta kemampuan beradaptasi pada berbagai jenis tanah dan kondisi pertumbuhan. - Bagaimana Asian Agri mendukung pengelolaan perkebunan yang lebih berkelanjutan?
Asian Agri mendukung pengelolaan perkebunan yang lebih berkelanjutan melalui penelitian yang meningkatkan efisiensi penggunaan pupuk, memperkuat pengendalian hama terpadu, serta mengurangi ketergantungan pada pestisida kimia melalui praktik budidaya yang lebih tepat sasaran. - Layanan pengujian apa saja yang tersedia di fasilitas laboratorium Asian Agri?
Fasilitas laboratorium Asian Agri menyediakan layanan pengujian untuk tanah, jaringan daun, pupuk, kompos, air limbah, dan tandan buah segar. Hasil analisis tersebut membantu perusahaan perkebunan dan pekebun memahami kondisi lahan serta mendukung pengambilan keputusan operasional yang lebih tepat. - Bagaimana Asian Agri menjaga kualitas dan akurasi hasil laboratoriumnya?
Asian Agri menjaga kualitas dan akurasi hasil laboratorium dengan menerapkan standar internasional, termasuk ISO 9001:2015 dan ISO/IEC 17025. Laboratoriumnya juga berpartisipasi dalam program uji profisiensi internasional seperti WEPAL untuk membandingkan akurasi analisis dengan laboratorium lain di tingkat global.

