Sistem Ketertelusuran

Ketertelusuran TBS

Asian Agri bertanggung jawab atas ketertelusuran setiap Tandan Buah Segar (TBS). Ketertelusuran merupakan langkah pertama untuk memastikan rantai pasokan yang berkelanjutan. TBS yang diolah di pabrik pengolahan Asian Agri bersumber dari kebun inti, kebun petani plasma, serta pemasok pihak ketiga. Proses identifikasi TBS sawit dari pemasok pihak ketiga merupakan hal yang cukup sulit untuk dilakukan, mengingat kompleksitas rantai pasokan yang terdiri dari berbagai pemasok yang terlibat dari pemilik kebun atau petani dan pabrik.

Untuk mengatasi hal ini, Asian Agri mengembangkan strategi sistematis yang membantu perusahaan dalam mengidentifikasi semua sumber pasokan TBS kami:

  • MENGIDENTIFIKASI PEMASOK

    Pasokan TBS sawit dari kebun inti dan petani mitra dapat dilacak dengan mudah. Pasokan TBS sawit kami datang dari 100.000 ha kebun inti milik Asian Agri dan 60.000 ha kebun miliki petani plasma yang bermitra dengan perusahaan. Untuk pemasok pihak ketiga, kami akan mendaftarkan semua pemasok langsung kami. Proses ini sudah diselesaikan pada tahun 2014.

  • KETERLIBATAN DAN VERIFIKASI

    Kami percaya langkah selanjutnya untuk mengidentifikasi para pemasok pihak ketiga adalah melalui keterlibatan dan verifikasi. Kami mengomunikasikan setiap kebijakan kami yang berkaitan dengan legalitas lahan, tanaman, serta perlindungan Kawasan konservasi. Pemasok yang telah diidentifikasi diminta untuk menyerahkan data dan menandatangani pernyataan persetujuan dengan kebijakan yang telah kami tetapkan. Kami juga menggunakan data tersebut untuk memetakan lokasi perkebunan mereka dan memeriksa langsung rencana tata ruang provinsi untuk memastikan kebenaran data yang telah diberikan.

    Asian Agri bekerja sama dengan Meo Carbon Solution dari Jerman dan SNV dari Belanda sebagai konsultan untuk membantu kami dalam program penelusuran rantai pasok. Pada bulan Oktober 2018, Asian Agri mengawali program ini di Sumatera Utara dan Riau. Program ini juga melengkapi program penelusuran rantai pasok petani swadaya mitra kami di Jambi pada tahun 2016 di bawah kerja sama dengan IDH dan Yayasan Setara Jambi.

Ketertelusuran TBS

2019

Asian Agri dan Meo Carbon Solutions – SNV mempublikasikan pernyataan bersama untuk memastikan ketertelusuran 100% TBS Asian Agri hingga ke perkebunan.

2018

Bekerja sama dengan Meo Carbon Solutions dan SNV untuk menghasilkan informasi Ketertelusuran TBS yang akurat dan terkini di Sumatera Utara dan Riau untuk memberikan jaminan pihak ketiga atas ketertelusuran 100% TBS kami hingga perkebunan.

2017

Mencapai 100% Ketertelusuran TBS hingga perkebunan melalui penerapan penuh kerangka kerja pengadaan yang kuat di semua perkebunan yang dikelola dan serta perkebunan mitra petani kecil.

2016

Bekerja sama dengan IDH dan Yayasan Setara Jambi dalam Ketertelusuran TBS Petani Swadaya di Jambi.

2014

— Komitmen untuk mencapai Ketertelusuran TBS hingga perkebunan
— Pembuatan daftar pemasok TBS langsung

PENGUKURAN SISTEM KETERTELUSURAN

Kami berfokus untuk mendapatkan data ketertelusuran Tandan Buah Segar (TBS) dari semua pemasok kami pada tahun 2016. Kami menggunakan pendekatan volumetrik untuk memberikan gambaran aktual atas persentase minyak yang dapat dilacak.

Saat ini pemasok kami terdiri dari dua kategori:

PIHAK LUAR
Perorangan/perusahaan yang memiliki perkebunan >25 ha
PETANI
Perorangan yang memiliki perkebunan >25 ha. Petani ini memasok ke pabrik kami melalui berbagai perantara yang berbeda:

  • Langsung
  • Berkelompok, seperti Koperasi / Gapoktan / Asosiasi
  • Agen

Kami memperoleh data dari para petani tersebut melalui dukungan dari pemasok langsung dan mitra kami. Ketertelusuran menjadi dasar bagi kami untuk mengidentifikasi petani yang dapat kami libatkan dalam proses transformasi.

Sejalan dengan komitmen perusahaan untuk memproses buah-buah yang berasal dari praktik pengelolaan yang berkelanjutan, Asian Agri melarang keras semua TBS ilegal dari para pemasok kami. Setiap pemasok yang terdaftar, telah diinformasikan mengenai kebijakan, komitmen, dan konsekuensi yang akan diberikan perusahaan jika nantinya ditemukan TBS sawit yang ilegal. Para pemasok telah diminta untuk menandatangani surat pernyataan yang menyatakan bahwa lahan dan TBS sawit yang mereka pasok, memenuhi standar dan kebijakan kami.

Kami juga memiliki program kemitraan dengan para petani swadaya untuk memberikan pengetahuan serta pendampingan seperti yang kami terapkan pada petani plasma Asian Agri. Untuk menjadi petani swadaya mitra Asian Agri, para petani diminta untuk membentuk kelompok tani dan memiliki dokumen legal mengenai kepemilikan lahan. Setelah disetujui, para petani akan dilatih dan diberikan pendampingan mengenai praktik manajemen terbaik pada untuk mengelola perkebunan kelapa sawit. Dengan demikian, kami tidak hanya dapat membangun transformasi keberlanjutan antara pemasok kami, tetapi kami juga dapat memastikan buah yang diolah di pabrik kami telah sesuai dengan standar dan kebijakan yang telah ditetapkan.