Skip to main content

Berdirinya Oil Palm Research Station (OPRS) Topaz berawal dari komitmen Asian Agri dalam mengembangkan riset untuk menghasilkan tanaman sawit yang lebih baik dari segi kualitas dan kuantitas produksi. Hal ini merupakan suatu langkah awal yang penting dalam menunjang keberhasilan bisnis perkebunan, sehingga merupakan investasi yang cukup strategis untuk dikembangkan.

OPRS Topaz dirintis sejak tahun 1992 melalui PT Tunggal Yunus Estate. Tim peneliti dari Asian Agri melakukan seleksi dan persilangan pohon induk di Costa Rica. Selanjutnya, pohon induk yang dihasilkan, ditanam di kebun Topaz pada tahun 1996.

Varietas unggul kelapa sawit D x P Topaz memperoleh izin pelepasan varietas sesuai Surat Keputusan Menteri Pertanian No. 57, 58, 59 dan 60/KPTS/SR.120/I/2004 masing-masing tertanggal 16 Januari 2004, peresmian dan pelepasan perdana benihnya dilakukan pada tanggal 31 Juli 2004 di Pekanbaru – Riau.

Tujuan penelitian OPRS Topaz adalah untuk memproduksi bahan tanam kelapa sawit dengan hasil minyak yang unggul dan karakteristik sekunder yang diinginkan melalui program pemuliaan yang berkelanjutan dan sistematis. Program-program ini dilaksanakan dengan keahlian dan dukungan dari para peneliti kelapa sawit internasional dan lokal yang berpengalaman menggunakan bioteknologi, agronomi, serta interaksi dengan hama dan penyakit sebagai alat untuk seleksi.

Teruji Terbukti pada Tanah Organik dan Mineral

Banyak informasi genetik yang berharga diperoleh dari uji coba projeni DxP generasi pertama yang direncanakan dengan baik menggunakan desain persilangan saling berhubungan dari 223 Deli dura dan 50 pisifera di Costa Rica. Projeni ‘test-cross’ DxP diuji di 3 lokasi berbeda pada tanah mineral dan organik, yang mencakup lebih dari 600 ha di Sumatera Utara dan Riau.

Varietas Unggul Terpilih

  • Topaz 1 (dura Deli x pisifera Nigeria)
  • Topaz 2 (dura Deli x pisifera Ghana)
  • Topaz 3 (dura Deli x pisifera Ekona)
  • Topaz 4* (dura Deli x pisifera Yangambi)
  • Topaz GT (moderat toleran Ganoderma)

Seri Seleksi DxP Topaz (S4)

Topaz DxP Series-4 is derived from the best performing crosses of the DxP Series-3 materials.
Bahan Topaz DxP Seri 4 saat ini merupakan varietas DxP Topaz terbaru yang merupakan seleksi “Terbaik dari yang Terbaik”. Peningkatan kualitas material Topaz dimana rata-rata produksi TBS dan CPO yang dihasilkan pada tahun ke-3 hingga ke-6 mencapai 40,5 ton TBS/ha/tahun dan 12 ton CPO/ha/tahun. Rendemen CPO 29,7% dan KER 4,1%.

Topaz GT

Topaz GT merupakan varietas baru dari pengembangan bahan tanaman DxP Topaz yang toleran terhadap Ganoderma dengan tingkat toleransi terhadap infeksi Ganoderma moderat, yaitu 45,7% (kisaran 33,3-49,6%) infeksi pada nursery screening. Rata-rata produktivitas TBS 34,5 ton/ha/tahun dan CPO 9,2 ton/ha/tahun.

Keunggulan DxP Topaz

  • Cepat Berbuah
  • Dapat dipanen dalam 27 bulan
  • Relatif tahan terhadap penyakit Ganoderma
  • Potensi hasil TBS & minyak yang tinggi
  • Pertumbuhan pokok sawit yang tidak cepat meninggi
  • Mampu beradaptasi dengan baik pada tanah marjinal/organik

Layanan Purna Jual

Layanan purna jual didukung oleh sumber daya manusia yang profesional dibidangnya baik dari dalam dan luar negeri sebagai komitmen utama untuk peningkatan kualitas produk dan kepuasan pelanggan.

Sertifikasi

OPRS Topaz telah memperoleh sertifikasi ISO 9001:2015 (TUV NORD) Sistem Manajemen Mutu dan ISO 14001:2015 (SGS) Manajemen Lingkungan.

Izin Pelepasan Varietas DxP Topaz 1-4 sesuai Surat Keputusan Menteri Pertanian RI Nomor 57, 58, 59 dan 60/KPTS/SR.120/1/2004 tertanggal 16 Januari 2004 dan Izin Pelepasan Varietas Topaz GT sesuai Surat Keputusan Menteri Pertanian RI Nomor 45/KPTB/KB.020/2/2019 tertanggal 1 Februari 2019.

 

Profil Produksi Komersial DxP Topaz
Grafik Produksi Komersial Kebun Bahilang, Kab. Serdang Bedagai, Sumut
Tahun Tanam : 2006 Luas Lahan : 286 Ha
Jenis Tanah : Podzolic SPH : 134 Pokok/Ha

Grafik Produksi Komersial Kebun Tanjung Selamat, Kab. Labuhanbatu, Sumut
Tahun Tanam : 2012 Luas Lahan : 464 Ha
Jenis Tanah : Organic SPH : 148 Pokok /Ha

P : Pertanyaan
J : Jawaban

P : Apa nama merek benih yang dihasilkan oleh Asian Agri dan apakah dijual untuk pihak luar dan dijual ke mana saja?
J : Produksi varietas unggul kelapa sawit D x P Topaz terdiri dari 4 jenis yaitu :

  • Topaz 1 (dura Deli x pisifera Nigeria)
  • Topaz 2 (dura Deli x pisifera Ghana)
  • Topaz 3 (dura Deli x pisifera Ekona)
  • Topaz 4* (dura Deli x pisifera Yangambi)
  • Topaz GT (moderat toleran Ganoderma)

Benih sawit D x P Topaz telah dijual untuk perkebunan besar diluar Asian Agri, dan juga untuk perkebunan kecil / kelompok tani.

Topaz tidak dijual di situs jual beli online manapun dan pembelian Topaz yang resmi hanya dapat dilakukan melalui hotline Topaz di nomor : +62823-1177-4500 dan topaz@asianagri.com.

P : Apa beda Topaz dibanding dengan merk lain?
J : Topaz memiliki beberapa keunggulan, di antaranya:

  • Cepat Berbuah
  • Dapat dipanen dalam 27 bulan
  • Relatif tahan terhadap penyakit Ganoderma
  • Potensi hasil TBS & minyak yang tinggi
  • Pertumbuhan pokok sawit yang tidak cepat meninggi
  • Mampu beradaptasi dengan baik pada tanah marjinal/organik

Keunggulan diatas harus didukung dengan pengelolaan yang baik, sehingga investasi dapat kembali lebih cepat/awal.

P : Berapa harga kecambah ?
J : Harga kecambah adalah Rp. 9.500 per butir ditambah ekstra 5% dari jumlah pembelian. Pengambilan kecambah dari kantor Marketing Pekanbaru, kami juga bersedia membantu dalam hal jasa pelayanan untuk mengurus surat perijinan dan pengiriman jika diperlukan.

P : Bagaimana Prosedur dan persyaratan pembelian kecambah Topaz?
J : Persyaratan pembelian kecambah Topaz yaitu :

  1. Harga kecambah Rp 9500/butir
  2. Bonus kecambah 5% dari jumlah pembelian
  3. Pembelian atas nama pribadi dapat melampirkan KTP dan surat tanah
  4. Minimum pembelian adalah 1.000 butir kecambah
  5. Pembelian atas nama perusahaan harap melampirkan surat SP2BKS (Surat Persetujuan Penyaluran Benih Kelapa Sawit) yang diterbitkan Dinas Perkebunan setempat, NPWP, dan SPPKP.

Alur pembelian kecambah Topaz yaitu :

  1. Mengirimkan persyaratan pembelian, fotocopy KTP, fotocopy Surat Tanah, bukti transfer pembelian ke email topaz@asianagri.com atau dapat dikirim melalui Whatsapp ke nomor : +62823-1177-4500 (hotline Topaz)
  2. Pengambilan kecambah dijadwalkan paling cepat 1-2 minggu setelah pengiriman persyaratan dan bukti transfer.
  3. Kecambah dapat diambil di kantor Pekanbaru :

Jalan Soekarno Hatta No. 7-10, Kel Sidomulyo Timur, Kecamatan Marpoyan Damai, Pekanbaru, Riau, 28125

P : Bagaimana cara mendeteksi bibit sawit asli atau palsu?
J : Untuk menghindari bibit sawit D x P Topaz palsu / illegal, maka sebaiknya konsumen langsung membeli ke produsen benih (tanpa perantara), yaitu dapat menghubungi alamat :
Kantor Pekanbaru (Seed Marketing Office)
PT. Tunggal Yunus Estate ( Asian Agri Group )
Jl. Soekarno Hatta No: 7-10, Pekanbaru – Riau
Kel. Sidomulyo Timur, Kecamatan marpoyan Damai
Pekanbaru, Riau, Indonesia – 28125
Telp. 0761-839913-6

Fax. 0761-839917
E-mail : Topaz@asianagri.com
Topaz Hotline 0823 1177 4500

P : Apakah bibit Topaz ini sudah memiliki sertifikat resmi dari Pemerintah atau telah melalui semacam uji kelayakan?
J : Selain itu, OPRS Topaz hingga saat ini telah memiliki sertifikat dari SGS untuk ISO 14001 – 2015 (sistem manajemen lingkungan) dan juga dari TUV NORD untuk ISO 9001:2015 (sistem manajemen mutu), sehingga benih yang dihasilkan memiliki kualitas yang sesuai dengan standar tersebut. Benih sawit D x P Topaz telah dijual untuk perkebunan besar diluar Asian Agri, dan juga untuk perkebunan kecil / kelompok tani.

Selain itu, OPRS Topaz hingga saat ini telah memiliki sertifikat dari SGS untuk ISO 14001 – 2015 (sistem manajemen lingkungan) dan juga dari TUV NORD untuk ISO 9001:2015 (sistem manajemen mutu), sehingga benih yang dihasilkan memiliki kualitas yang sesuai dengan standar tersebut. Benih sawit D x P Topaz telah dijual untuk perkebunan besar diluar Asian Agri, dan juga untuk perkebunan kecil / kelompok tani.

P : Bisa dijelaskan potensi hasil produksi benih Topaz?
J : Kualitas material Topaz berdasarkan performa persilangan dimana rata-rata produksi TBS dan CPO yang dihasilkan pada tahun ke-3 hingga ke-6 mencapai 40,5 ton TBS/ha/tahun dan 12 ton CPO/ha/tahun. Rendemen CPO 29,7% dan KER 4,1%.

Program peningkatan kualitas material Topaz berdasarkan performance projeni trial yang dimulai sejak tahun 2002 sampai 2018 sebanyak 41 trial dengan 1.107 projeni.

P : Apakah bibit Topaz ini sudah memiliki sertifikat resmi dari Pemerintah atau telah melalui semacam uji kelayakan?
J : Varietas unggul kelapa sawit D x P Topaz memperoleh izin pelepasan varietas sesuai Surat Keputusan Menteri Pertanian No. 57, 58, 59 dan 60/KPTS/SR.120/I/2004 masing-masing tertanggal 16 Januari 2004, peresmian dan pelepasan perdana benihnya dilakukan pada tanggal 31 Juli 2004 di Pekanbaru – Riau dan Izin Pelepasan Varietas Topaz GT sesuai Surat Keputusan Menteri Pertanian RI Nomor 45/KPTS/KB.020/2/2019 tertanggal 1 Februari 2019.

Selain itu, OPRS Topaz hingga saat ini telah memiliki sertifikat dari SGS untuk ISO 14001 – 2015 (sistem manajemen lingkungan) dan juga dari TUV NORD untuk ISO 9001:2015 (sistem manajemen mutu), sehingga benih yang dihasilkan memiliki kualitas yang sesuai dengan standar tersebut.

P : Berapa kapasitas produksi benih?
J : Kapasitas produksi benih OPRS-Topaz cukup besar. Untuk saat ini kami menggunakan 10% pokok induk dura yang terbaik saja. Untuk kapasitas produksi benih sekitar 25 juta benih/tahun.

P : Bagaimana dengan distribusi kecambah?
J : Untuk kebutuhan internal, kami menggunakan sekitar 10-20%, sedangkan sisanya untuk external, seperti kelompok tani, petani swadaya, sesuai dengan kebijakan Dirjenbun, serta ke perusahaan perkebunan lain.

Distribusi benih di tahun 2004 – 2021 (Mei) telah mencapai ± 175 juta butir atau setara untuk kebutuhan areal seluas 875.000 ha.

P : Apakah Topaz bisa dikirim ke luar Indonesia ?
J : Topaz dapat kami kirimkan selama masih di kawasan Asia dan Afrika.

P : Apakah ada program pemberian bibit kepada petani plasma?
J : Sebagai perusahaan yang peduli terhadap kesuksesan petani plasma, Asian Agri menjual bibit Topaz kepada petani dan perkebunan kecil. Bibit yang kami siapkan adalah jenis pre-nursery (bibit umur 3-5 bulan di dalam polibag kecil dengan harga Rp. 17.000 per batang) dan jenis main-nursery (bibit siap tanam berumur 11-15 bulan dengan harga Rp. 45.000 per batang) selain itu, Asian Agri juga menyediakan pelatihan dan pembinaan dalam teknik-teknik pengelolaan perkebunan yang baik dan memecahkan masalah-masalah yang timbul di lapangan. Semua ini memastikan hasil yang tinggi dan kualitas panen yang sesuai dengan standar perusahaan mitra.

P : Selain benih, apalagi yang dikembangkan oleh OPRS Topaz?
J : Selain memproduksi benih kelapa sawit, OPRS Topaz juga mengembangkan beberapa inovasi, seperti : peningkatan jumlah tandan dengan kandungan minyak tinggi, seleksi pohon yang lebih kompak untuk meningkatkan populasi pohon per hektar dengan tujuan untuk meningkatkan produksi per hektar, penanaman klonal kelapa sawit baik untuk tanaman induk dura maupun fisifera unggul dan tenera dengan produksi tinggi serta sifat lain yang luar biasa, seleksi varietas kelapa sawit yang tahan hama & penyakit serta cekaman lingkungan. Selain itu kami juga melakukan riset untuk mengembangkan trichoderma yang bersifat endofitik yang bisa hidup di dalam jaringan tanaman yang terinokulasi. Pengujian ini sudah berjalan selama 1.5 tahun dan hasil monitoring menunjukkan imunisasi itu tetap bertahan dibibit yang terinokulasi dari kecambah.

Leave a Reply