Skip to main content

Asahan, 12 Juni 2012

Asian Agri Group melalui unit bisnisnya PT Gunung Melayu berkomitmen melakukan program CSR (Corporate Social Responsibility) untuk masyarakat sekitar kebun. Salah satu program CSR bidang pengembangan ekonomi adalah budidaya ikan air tawar yang dilakukan di Desa Gonting Malaha, Kec, Bandar Pulau. Dalam program pengembangan ikan air tawar ini perusahaan memberikan bantuan pada Kelompok Tani Ikan Sepakat dalam bentuk benih ikan yang terdiri dari ikan nila, bawal, gurami, dan ikan mas dengan jumlah 11,000 benih, kemudian perusahaan juga memberikan bantuan pakan untuk ikan hingga ikan siap panen.

Selain itu perusahaan juga akan melakukan pelatihan untuk anggota kelompok dalam teknis budidaya, dan pengelolaan kelompok. Dalam program ini, Kelompok Tani Sepakat juga berswadaya dalam penyediaan fasilitas kolam yaitu berupa 2 unit keramba apung dan 5 petak kolam tanah. Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Group Manager PT. Gunung Melayu, Ir Nurman Mulyadi pada 12 Juni 2012 bertempat di Desa Gonting Malaha. Group Manager PT Gunung Melayu, Ir. Nurman Mulyadi dalam kata sambutannya mengatakan:

Munculnya program budidaya ikan air tawar ini merupakan usulan dari masyarakat Desa Gonting Malaha, selanjutnya kita melakukan kajian desa dengan melihat potensi sumber daya alam yang ada, yaitu ketersediaan air dan tempat, serta peluang pasar yang ada. Dengan melihat potensi tersebut, akhirnya kami memutuskan untuk melaksanakan program ini.

Harapan kami adalah budidaya ikan ini dapat meningkatkan tambahan pendapatan ekonomi keluarga bagi anggota kelompok, dan juga memberikan manfaat untuk ketersediaan ikan di desa ini. Untuk itu kami berharap kelompok dapat mengembangkan budidaya ikan ini, ikan bertambah banyak, dan anggota kelompoknya juga bertambah, sehingga bantuan ikan ini dirasakan oleh masyarakat lain bukan hanya Kelompok Sepakat saja.

Kami juga berharap hubungan baik antara perusahaan dengan masyarakat semakin terjalin dengan baik. Beliau juga menambahkan, Pada Tahun 2012 melalui Program CSR, perusahaan sudah melakukan bedah rumah 3 unit dari 7 unit yang direncanakan, perbaikan jalan dan jembatan, dan budidaya ikan.

Selanjutnya, kami juga akan membangun ruangan perpustakaan, dan MCK di Sekolah Dasar Desa Gonting Malaha. Dalam kata sambutannya, L Simanjuntak dari Pemerintah Kecamatan Bandar Pulau mengatakan sudah seharusnya kita selaku pemerintah dan masyarakat mengucapkan banyak terima kasih pada PT Gunung Melayu yang sudah membantu kita, karena jarang ada perusahaan membantu secara sekaligus, saya lihat tadi ada jembatan dan juga jalan yang diperbaiki oleh perusahaan waktu saya jalan kemari.

Bagaimana cara kita mengucapkan terima kasihnya? tentunya dengan menjaga aset-aset yang dimiliki perusahaan, yaitu keamanan operasional kebun. Dengan bantuan benih ikan ini agar dikembangkan untuk kelompok tani lain. Selain itu Kepala Desa Gonting Malaha Hamdan Manurung juga mengatakan “Saya sebagai perwakilan dari Desa Gonting Malaha mengucapkan banyak terima kasih atas kepedulian perusahaan, sebenarnya sudah cukup banyak bantuan dari PT Gunung Melayu ke desa kami. Maka sudah sewajarnya kami masyarakat desa untuk menjalin hubungan baik dengan perusahaan. Kami memang tidak bisa membalasnya, namun kami berharap perusahaan dapat menjalankan bisnisnya dengan aman, terutama yang berdekatan dengan desa kami”.

Salah satu tokoh masyarakat yang hadir pada acara tersebut Kh. Kaddam Sihombing mengatakan “Mari kita sebagai masyarakat mengucapkan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena pada hari ini perusahaan mengulurkan tangan untuk membantu petani disini dalam meningkatkan tambahan ekonomi petani. Untuk itu saya juga mengucapkan terima kasih pada bapak-bapak manager perusahaan yang datang ke tempat ini, semoga bapak-bapak dan perusahaan bapak dapat berjalan dengan baik berdampingan dengan masyarakat desa kami.”

Acara peresmian tersebut dihadiri oleh managemen perusahaan yang terdiri dari Group Manager, Manager Kebun dan Pabrik, Humas, Staf CSR, Staf RSPO dan Staff lain. Turut pula hadir dari pemerintah tingkat kecamatan, pemerintah tingkat desa, tokoh masyarakat, dan anggota kelompok tani.


Sekilas mengenai Asian Agri
Sebagai salah satu sebuah perusahaan sawit terdepan sejak 1979, Asian Agri memiliki sekitar 100,000 hektar dan beroperasi di Sumatra Utara, Riau dan Jambi. Sejak tahun 1987, Asian Agri telah ikut turut serta sebagai salah satu pelopor dalam program Pemerintah Indonesia pengembangan dan pembangunan Perkebunan Inti Rakyat Transmigrasi (PIR-Trans). Saat ini, Asian Agri membina sekitar 30,000 petani plasma dan KKPA yang memiliki total 60,000 hektar lahan kelapa sawit. Petani mitra Asian Agri berlokasi di Propinsi Riau dan Jambi. Sampai saat ini Asian Agri mempekerjakan sekitar 25,000 tenaga kerja.

Sukses Asian Agri sebagai salah satu perusahaan perkebunan kelapa sawit terdepan di Indonesia telah diakui secara internasional dengan menerima sertifikasi ISO 14001 untuk semua unit operasi dan ISO 9001 untuk pusat pelatihan Asian Agri (AA Learning Institute) yang berada di Pelalawan, Riau dan pusat riset pembibitan di Kampar, Riau pada tahun 2007. Selain itu, Pusat R&D Asian Agri di Tebing Tinggi telah disertifikasi dengan standar tinggi acuan Malaysia dan Indonesia oleh International Plant Exchange – WEPAL Wageningen University, Netherlands.

Selain sukses sebagai salah satu perkebunan sawit dengan teknologi terdepan, Asian Agri juga memiliki komitmen tinggi terhadap kelestarian lingkungan, dimana perkebunan Asian Agri yaitu Buatan dan Ukui Group di Riau telah menerima sertifikat RSPO, dan pabrik Buatan dan Ukui Group di Riau, serta pabrik Muara Bulian dan Tungkal Ulu Group di Jambi telah mendapatkan sertifikasi ISCC.

 

Keterangan lebih lanjut hubungi:

Lidia Veronika  
Media Relations  
Tel : 0812-602-6460
Email : lidia_veronika@asianagri.com

 

Leave a Reply