Skip to main content

Medan, 12 Mei 2021  – Asian Agri willayah Sumatera Utara menyerahkan 1.885 paket  sembako untuk masyarakat yang membutuhkan di sekitar wilayah operasional Asian Agri mulai diserahkan sejak hari Sabtu (8/5) hingga Rabu (12/5). Bantuan paket sembako ini merupakan salah satu program Corporate Social Responsibility (CSR) dari perusahaan.

Pembagian 1.885 paket ini diserahkan oleh manajemen unit kebun Asian Agri wilayah Sumatera Utara kepada desa di sekitar operasional perusahaan untuk selanjutnya pihak desa menyalurkan bantuan ini kepada kaum duafa secara pribadi atau pemanggilan bertahap, sehingga tetap sesuai protokol kesehatan Covid-19.

Salah satu unit kebun yang telah memberikan paket sembako ini adalah PT Ranto Sinar Karsa (RSK) Kebun Pangkatan yang terletak di Desa Sennah, Kec. Pangkatan. Turun langsung dalam penyerahan Manajer PT RSK, Rizal Sianipar bersama Humas Hariadi dan KTU M Danu.

“Bantuan sembako kita berikan untuk tiga desa di sekitar PT RSK yaitu desa Sennah, desa Pangkatan, dan desa Tanjung Harapan dengan total 150 paket. Kami berharap semoga bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat yang membutuhkan  dalam menyambut hari raya Idul Fitri,”ujar Rizal.

“Tentunya perusahaan akan terus memberikan perhatian kepada masyarakat melalui program CSR, dan sinergi yang dibangun ini dapat menjadi hal baik untuk kemajuan perusahaan dan desa di sekitar wilayah operasional perusahaan. Penyerahan sembako untuk kaum duafa ini merupakan CSR rutin yang kita berikan setiap tahunnya, apalagi dimasa pandemi Covid-19 bantuan yang ada akan sangat berarti terutama untuk  masyarakat yang membutuhkan. Adapun masing-masing paket berisi beras 5 kg, gula pasir 1 kg dan sirup 1 botol,”tambah Hariadi.

Kepala Desa Pangkatan, Hazrul Selamat Rambe memberikan apresiasi dan terima kasihnya kepada PT RSK, menurutnya bantuan sembako ini akan sangat membantu masyarakat dalam merayakan Idul Fitri terutama di masa pandemi ini.

“Bantuan berupa sembako sangat dibutuhkan masyarakat terutama di masa pandemi covid-19, saya selaku Kepala Desa sangat berterima kasih dan mengapresiasi bantuan dari PT RSK, semoga hubungan baik ini dapat terus berlanjut dan perusahaan semakin maju serta diberi kesehatan untuk karyawannya,”ujar Hazrul.

Asian Agri adalah perusahaan perkebunan yang merupakan bagian dari grup Royal Golden Eagle (RGE). RGE mengelola grup perusahaan yang bergerak di bidang pengelolaan sumber daya alam dan beroperasi secara global.

 

Sekilas Mengenai Asian Agri:

Asian Agri merupakan salah satu perusahaan swasta nasional terkemuka di Indonesia yang memproduksi minyak sawit mentah (CPO) sejak tahun 1979. Hingga kini Asian Agri mengelola 100.000 hektar kebun kelapa sawit dan mempekerjakan 25.000 orang.

Sebagai perintis program Pemerintah Indonesia Perkebunan Inti Rakyat Transmigrasi (PIR-Trans), Asian Agri telah bermitra dengan 30.000 petani plasma di Riau dan Jambi yang mengelola 60.000 hektar kebun kelapa sawit, serta membina kemitraan dengan petani swadaya untuk membawa dampak positif terhadap kesejahteraan dan peningkatan ekonomi petani.

Dengan menerapkan kebijakan tanpa bakar dan praktik pengelolaan kebun secara berkelanjutan, Asian Agri membantu petani mitra untuk meningkatkan produktivitas, hasil panen, kemamputelusuran rantai pasok, sekaligus mendukung mereka memperoleh sertifikasi. Pabrik Asian Agri menerapkan teknologi terbaik memanfaatkan energi hijau yang dihasilkan secara mandiri, dalam rangka meminimalisasi emisi gas rumah kaca.

Lebih dari 86% dari perkebunan inti Asian Agri di Provinsi Sumatera Utara, Riau & Jambi serta 100% perkebunan petani plasma di Provinsi Riau & Jambi telah bersertifikat RSPO (Roundtable on Sustainable Palm Oil). Pada saat yang sama, ISCC (International Sustainability & Carbon Certification) telah dicapai oleh seluruh kebun baik yang dimiliki oleh Asian Agri maupun petani binaannya. Seluruh unit bisnis dalam naungan Asian Agri telah memperoleh sertifikat ISPO (Indonesian Sustainable Palm Oil).

Keberhasilan Asian Agri menjadi salah satu perusahaan produsen CPO terkemuka telah diakui secara internasional dengan sertifikasi ISO 14001 untuk semua operasinya. Learning Institute di Pelalawan, Riau, serta pusat pembibitan di Kampar, Riau, juga telah bersertifikat ISO 9001. Selain itu, pusat penelitian dan pengembangan Asian Agri di Tebing Tinggi juga telah memperoleh sertifikasi oleh International Plant – Analytical Exchange di lab WEPAL di Wageningen University di Belanda, untuk standar yang tinggi.

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:

Lidya Veronica
Media Relation Asian Agri
E-mail: lidya_veronika@asianagri.com

 

Leave a Reply