Skip to main content

Riau, 14 Desember 2016 – Komitmen untuk secara konsisten memberikan kontribusi positif dalam pembangunan daerah dan juga masyarakat, berbuah hasil manis bagi Asian Agri yang muncul sebagai juara pertama di ajang penghargaan Riau Investment Award 2016.

Riau Investment Award merupakan sebuah ajang kompetisi yang diadakan oleh Badan Penanaman Modal dan Promosi Daerah (BPMPD) Provinsi Riau, sebagai bentuk penghargaan kepada Pemerintah Kabupaten/Kota yang mampu menciptakan iklim investasi yang kondusif di daerahnya, serta bagi perusahaan yang dinilai memberikan sumbangsih tidak hanya dalam bentuk pemasukan daerah, namun juga dalam usaha untuk membangun masyarakat dan lingkungan yang ada secara konsisten. 

Asian Agri yang diwakili oleh PT. Inti Indosawit Subur Kebun Buatan dan Ukui muncul sebagai juara pertama dalam kategori Penanam Modal Dalam Negeri (PMDN). Indikator penilaian dibagi menjadi 4, dengan rincian Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) 30%, kontribusi dalam kegiatan corporate social responsibility 20%, pengelolaan lingkungan 20%, dan penyerapan tenaga kerja sebesar 30%.  

Metode penilaian diawali dengan meminta rekomendasi daftar perusahaan dari Pemerintah Kabupaten/Kota. “Tim penilai memilih calon-calon unggulan, kemudian perusahaan yang terpilih diminta untuk melakukan presentasi di hadapan para tim penilai, yang terdiri dari perwakilan dari Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), pihak kepolisian, Apindo, biro hukum, dan Dinas Tenaga Kerja. 

Penghargaan yang diberikan kepada Asian Agri, diterima secara langsung oleh Welly Pardede selaku Head CSR & Sustainability Operation Asian Agri. Dirinya mengungkapkan, penghargaan ini merupakan suatu kebanggaan bagi perusahaan, sekaligus motivasi untuk terus memberikan yang terbaik dan bermanfaat bagi bangsa, masyarakat, dan lingkungan. “Penghargaan ini membuat kami semakin bersemangat untuk terus berkontribusi memberikan yang terbaik bagi pembangunan negara baik dari segi ekonomi, dan yang tidak kalah penting adalah sisi kesejahteraan warganya,” ujarnya.

Freddy Widjaya selaku Direktur Asian Agri, menyambut positif penghargaan yang diterima. “Baik untuk masyarakat (good for community) dan baik untuk negara (good for country) merupakan 2 dari 4 prinsip dasar pendiri Asian Agri, Bapak Soekanto Tanoto, yang implementasi dari nilai tersebut selalu dituangkan dalam setiap praktik bisnis yang dilakukan oleh perusahaan. Tidak hanya berperan dalam menciptakan iklim industri yang positif, kesejahteraan masyarakat dan dukungan kami bagi negara ini selalu menjadi komitmen dan prioritas utama kami,” jelasnya. 

Penyerahan penghargaan disaksikan langsung oleh Kepala BKPM (Badan Koordinasi Penanaman Modal) Riau, Dr. Ismail Fauzy, Deputi Bidang Promosi Penanaman Modal, RI Himawan, Sekda Riau, Ahmad Hijazi, dan anggota DPRD Riau, serta ratusan undangan lainnya.

Deputi Bidang Promosi BKPM RI, Himawan mengucapkan selamat kepada Asian Agri dan para pemenang yang lainnya pada acara malam penganugerahan ini. “Kepada yang belum menang, kami berharap untuk dapat tetap aktif dan optimis agar dapat menjadi juara pada di tahun berikutnya. Hal ini juga untuk mendukung Provinsi Riau yang saat ini berada di posisi 9 di Indonesia sebagai target investasi penanam modal dan di Sumatera, Provinsi Riau berada di posisi ke 2 setelah Sumatera Selatan,” jelasnya. 

***

Sekilas mengenai Asian Agri:

Asian Agri merupakan salah satu perusahaan swasta terkemuka di Indonesia yang memproduksi minyak sawit mentah (CPO) sejak tahun 1979 dan mempekerjakan sekitar 25,000 orang saat ini. Sejak tahun 1987, Asian Agri telah menjadi perintis program pemerintah Indonesia Perkebunan Inti Rakyat Transmigrasi (PIR – Trans). Saat ini, perusahaan mengelola 100,000 Ha lahan dan bermitra dengan 30,000 keluarga petani di Riau dan Jambi yang mengoperasikan 60,000 Ha perkebunan kelapa sawit.

Keberhasilan Asian Agri dalam menjadi salah satu perusahaan terkemuka CPO telah diakui secara internasional dengan sertifikasi ISO 14001 untuk semua operasinya. Learning Institute di Pelalawan, Riau, serta pusat pembibitan di Kampar, Riau, juga telah bersertifikat ISO 9001. Selain itu, pusat penelitian dan pengembangan Asian Agri di Tebing Tinggi juga telah memperoleh sertifikasi oleh International Plant – Analytical Exchange di lab WEPAL di Wageningen University di Belanda, untuk standar yang tinggi.

Selain keberhasilannya dalam menjadi produsen CPO terkemuka dengan teknologi paling canggih, Asian Agri juga berkomitmen untuk melestarikan lingkungan.

Perkebunan Asian Agri  di Riau (kebun Buatan, Soga, dan Ukui) dan di Jambi (kebun Tungkal Ulu dan Muara Bulian), dan juga Kebun Plasma binaan (Kebun Plasma Buatan & Ukui di Riau serta Kebun Plasma Tungkal Ulu & Muara Bulian di Jambi) telah menerima sertifikat RSPO (Roundtable on Sustainable Palm Oil).

Pada saat yang sama, ISCC (International Sustainability & Carbon Certification) telah dicapai oleh seluruh kebun baik yang dimiliki oleh Asian Agri maupun petani binaan baik yang di bawah skema petani plasma maupun skema KKPA. 

Pabrik minyak kelapa sawit dan perkebunan di Buatan, Ukui, Soga, Tungkal Ulu & Muara Bulian juga telah mendapatkan sertifikat ISPO (Indonesian Sustainable Palm Oil). 


Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:

Elly Mahesa Jenar
Manajer Komunikasi Perusahaan
E-mail: Elly_Mahesa@asianagri.com
DID: +68 230 1119
Tel: +62 811 8776 729

Klik di sini untuk versi PDF

Leave a Reply