Asian Agri Memberdayakan Penduduk Desa Membuat Masker Kain Untuk Pencegahan COVID-19

Print Email

Riau, 24 April 2020 – Sebagai bagian dari upaya untuk berkontribusi dalam memerangi COVID-19, Asian Agri bekerja sama dengan komunitas penjahit untuk memproduksi 7.650 masker kain yang didistribusikan ke 19 desa di Kabupaten Pelalawan dan Siak di Provinsi Riau.

Sri Wahyuni, pemilik usaha Penjahit Ayu Melati di Desa Makmur, Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Riau, merupakan salah satu warga yang mendapat pesanan pembuatan masker kain dari Asian Agri.

Bagi Sri, perempuan kelahiran Lubuk Pakam, 50 tahun yang lalu ini, pesanan dari Asian Agri sebanyak 6.050 masker kain sangat membantu ekonomi keluarga dan 4 orang karyawannya.

Dalam keadaan normal, biasanya Sri mendapat banyak pesanan jahit pakaian menjelang Lebaran. Namun tahun ini diakuinya sangatlah sulit. Dalam masa pandemi COVID-19, para pelanggan jahitnya ada yang menunda pesanan akibat pembatasan sosial dan pengalihan prioritas keuangan.

“Kami bertekad agar dapur kami tetap mengepul, dan kami harus berusaha agar roda mesin jahit kami tetap bergerak dan para pekerja tetap mendapat penghasilan,” ujar Sri sambil mengawasi para pekerjanya menyelesaikan pesanan masker kain.

Head HSE dan CSR Asian Agri, Welly Perdede, mengatakan, “Bantuan masker kain kepada desa-desa ini sejalan dengan dengan imbauan Pemerintah yang meminta semua warga untuk memakai masker bila hendak keluar rumah, agar wilayah dan warga terhindar dari paparan Virus COVID- 19.”

Sepuluh desa di Kabupaten Siak yang menerima bantuan masker kain dari Asian Agri yaitu: Delima Jaya, Buana Bhakti, Bukit Harapan, Kumbara Utama, Bukit Agung, Simpang Perak Jaya, Gabung Makmur, Jati Mulya, Buatan Baru, Buana Makmur, Suka Mulia dan Kerinci Kanan. Dari Kabupaten Pelalawan terdapat 7 desa yang menerima bantuan masker kain, yakni: Mekar Jaya, Makmur, Delik, Lalang Kabung, Rantau Baru, Lubuk Ogung dan Kiyap Jaya.

Head Operation Asian Agri, Omri Samosir menambahkan, “Untuk membantu meringankan beban masyarakat dalam situasi saat ini, Asian Agri juga akan menyumbang sekitar 5.000 paket bantuan makanan pokok selama bulan puasa Ramadhan kepada masyarakat di wilayah operasional perusahaan di provinsi Sumatera Utara, Riau dan Jambi.”

Sekilas Mengenai Asian Agri:

Asian Agri merupakan salah satu perusahaan swasta nasional terkemuka di Indonesia yang memproduksi minyak sawit mentah (CPO) sejak tahun 1979. Hingga kini Asian Agri mengelola 100.000 hektar kebun kelapa sawit dan mempekerjakan 25.000 orang.

Sebagai perintis program Pemerintah Indonesia Perkebunan Inti Rakyat Transmigrasi (PIR-Trans), Asian Agri telah bermitra dengan 30.000 petani plasma di Riau dan Jambi yang mengelola 60.000 hektar kebun kelapa sawit, serta membina kemitraan dengan petani swadaya untuk membawa dampak positif terhadap kesejahteraan dan peningkatan ekonomi petani.

Dengan menerapkan kebijakan tanpa bakar dan praktik pengelolaan kebun secara berkelanjutan, Asian Agri membantu petani mitra untuk meningkatkan produktivitas, hasil panen, kemamputelusuran rantai pasok, sekaligus mendukung mereka memperoleh sertifikasi. Pabrik Asian Agri menerapkan teknologi terbaik memanfaatkan energi hijau yang dihasilkan secara mandiri, dalam rangka meminimalisasi emisi gas rumah kaca.

Lebih dari 86% dari perkebunan inti Asian Agri di Provinsi Sumatera Utara, Riau & Jambi serta 100% perkebunan petani plasma di Provinsi Riau & Jambi telah bersertifikat RSPO (Roundtable on Sustainable Palm Oil). Pada saat yang sama, ISCC (International Sustainability & Carbon Certification) telah dicapai oleh seluruh kebun baik yang dimiliki oleh Asian Agri maupun petani binaannya. Seluruh unit bisnis dalam naungan Asian Agri telah memperoleh sertifikat ISPO (Indonesian Sustainable Palm Oil).

Keberhasilan Asian Agri menjadi salah satu perusahaan produsen CPO terkemuka telah diakui secara internasional dengan sertifikasi ISO 14001 untuk semua operasinya. Learning Institute di Pelalawan, Riau, serta pusat pembibitan di Kampar, Riau, juga telah bersertifikat ISO 9001. Selain itu, pusat penelitian dan pengembangan Asian Agri di Tebing Tinggi juga telah memperoleh sertifikasi oleh International Plant - Analytical Exchange di lab WEPAL di Wageningen University di Belanda, untuk standar yang tinggi.

 

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:

Maria Sidabutar
Kepala Komunikasi Perusahaan
E-mail: This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
DID: +62 21 2301 119

Klik disini untuk versi PDF