Skip to main content

Palembang, 12 Februari 2026 – Asian Agri memperkenalkan varietas kelapa sawit unggul Topaz 1 dalam Workshop Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) dan Pekan Benih Sawit Indonesia 2026 di Hotel Aryaduta Palembang, Sumatra Selatan. Varietas ini dinilai memiliki daya adaptasi yang baik terhadap kondisi wilayah rawan kekeringan.

Head of Plant Breeding Asian Agri, Yopy Dedywiryanto, menjelaskan bahwa Topaz 1 merupakan hasil seleksi dan pengujian ketat melalui OPRS Topaz. Pengujian dilakukan secara konsisten terhadap berbagai kombinasi persilangan, dan hanya kombinasi dengan performa terbaik yang diproduksi.

“Ini merupakan komitmen kami untuk hanya memberikan mutu terbaik bagi pelanggan,” tegas Yopy.

Berdasarkan hasil pengujian, Topaz 1 mampu menghasilkan 24 ton TBS per hektare pada TM 1 serta rata-rata 38 ton TBS per hektare pada TM 3 hingga TM 6, dengan Oil Extraction Rate (OER) mencapai 29 persen dan potensi produksi CPO lebih dari 10 ton per hektare.

Khusus untuk wilayah Sumatera Selatan yang rawan kemarau panjang pada periode Juni–September, Topaz 1 dinilai sesuai karena memiliki karakter yang adaptif terhadap cekaman kekeringan.

“Topaz 1 mampu menghasilkan 18–20 tandan per pohon per tahun, dengan bobot tandan lebih dari 16 kg per tandan serta rendemen minyak yang tinggi. Ini menjadikannya varietas terbaik untuk daerah kering seperti Sumatera Selatan,” ungkapnya.

Selain produktivitas, Topaz 1 memiliki pertambahan tinggi batang relatif lambat, rata-rata sekitar 50 cm per tahun. Karakter ini memudahkan proses panen dan membantu meningkatkan efisiensi operasional. Warna buah virescence (hijau saat muda dan oranye saat matang) juga memudahkan identifikasi kematangan buah, terutama pada tanaman tinggi, sehingga membantu mengurangi potensi kehilangan hasil.

Menanggapi anggapan bahwa buah virescence memiliki rendemen lebih rendah, Yopy menegaskan bahwa hal tersebut tidak terbukti secara statistik.

“Pada TM 1, baik virescence maupun nigrescence sama-sama mampu menghasilkan 24 ton TBS/ha dengan jumlah dan berat tandan yang setara,” jelasnya.

Dari sisi mutu, produksi kecambah Topaz telah terstandarisasi ISO 9001 dan setiap butirnya tersertifikasi oleh UPT Pengawasan dan Sertifikasi Benih Perkebunan Provinsi Riau. Kecambah juga dilengkapi tiga segel pengaman serta sertifikat bernomor seri unik untuk memastikan keaslian produk.

“Kami ingin petani mengenal dan menggunakan Topaz. Melalui PSR dan penggunaan bibit sawit unggul Topaz yang telah teruji dan terbukti, kami berharap petani dapat melakukan intensifikasi kebun dan memperoleh produktivitas tertinggi secara berkelanjutan,” tutup Yopy.

Partisipasi Asian Agri dalam event ini sekaligus menjadi ruang berbagi informasi teknis mengenai benih sawit unggul kepada petani dan pelaku industri yang hadir di Palembang.

Tentang Asian Agri

Didirikan pada tahun 1979, Asian Agri merupakan salah satu Perusahaan kelapa sawit terkemuka di Indonesia, yang telah mengelola lebih dari 100.000 hektar Perkebunan kelapa sawit dan mempekerjakan lebih dari 200.000 orang.

Sebagai pelopor Program Inti Perkebunan Rakyat Transmigrasi (PIR-Trans) bersama pemerintah Indonesia, Asian Agri telah bermitra dengan 30.000 petani plasma di Riau dan Jambi, yang secara kolektif mengelola 60.000 hektare Perkebunan kelapa sawit. Perusahaan ini juga menjalin kemitraan dengan petani swadaya untuk meningkatkan kesejahteraan mereka dan mendorong pertumbuhan sosial ekonomi.

Lewat komitmen terhadap praktik berkelanjutan, Asian Agri menjunjung tinggi kebijakan tanpa pembakaran dan menerapkan praktik-praktik terbaik perkebunan untuk membantu petani plasma meningkatkan produktivitas, hasil panen, dan ketertelusuran rantai pasol, serta mendukung perjalanan mereka menuju sertifikasi. Pabrik Asian Agri memanfaatkan teknologi canggih dan energi hijau yang dihasilkan sendiri untuk meminimalkan emisi gas rumah kaca.

Perkebunan Asian Agri serta Perkebunan petani plasma, sepenuhnya bersertifikat Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO) dan International Sustainability & Carbon Certification (ISCC), yang menggarisbawahi komitmen Perusahaan terhadap produksi minyak sawit yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Corporate Communication, Asian Agri
E-mail: communications@asianagri.com