Asian Agri Dukung Ekonomi Berkelanjutan Lima Desa dengan Membagikan Kambing Etawa

Print Email

Pelalawan, Riau, 30 Juni 2021 – Di tengah pandemi Covid 19, Asian Agri tetap dukung ekonomi berkelanjutan, dengan beragam bentuk program CSR (Corporate Social responsibility) perusahaan. Sebagaimana yang baru saja dilakukan pada 26 Juni 2021 lalu, dimana melalui unit bisnisnya PT Inti Indosawit Subur (PT IIS) membagikan kambing ternak kepada lima desa di sekitar area operasional perusahaan.

“Dalam upaya peningkatan pendapatan warga di sekitar area operasional perusahaan, maka pada hari ini PT IIS memberikan bantuan berupa ternak kambing Etawa. Bantuan ini khususnya kami berikan bagi warga desa yang pendapatannya masih di bawah rata rata, dengan harapan dapat membantu perekonomian keluarga. Hari ini telah diserahkan 15 ekor kambing untuk lima kelompok ternak di lima desa, disaksikan oleh anggota kelompok dan aparat desa. Semoga bantuan ini dapat dipelihara dengan baik, diberikan pakan yang sesuai sehingga dapat berkembangbiak dan kami yakin sejalan dengan waktu maka tujuan dari budidaya ternak kambing ini dapat tercapai yaitu peningkatan ekonomi keluarga yang berdampak terhadap perekonomian desa untuk kesejahteraan masyarakat,” ujar Gatot Sibuea, Group Manager PT Inti Indosawit Subur via seluler.

Hal senada juga dilontarkan Humas PT IIS Kebun Buatan, Lindu Simatupang; bahwa bantuan kambing yang diberikan adalah kambing Etawa, dimana kambing ini bisa menghasilkan susu kambing yang memiliki nilai penjualan tinggi.

“Bantuan ternak kambing ini tidak bisa langsung dinikmati hasilnya, akan tetapi membutuhkan waktu untuk dapat menghasilkan, sehingga perlu dipelihara dengan baik. Kambing-kambing ini perlu dikembangbiakkan agar jumlahnya bertambah, apalagi ini jenis kambing etawa apabila telah melahirkan maka susunya dapat diperah setiap hari. Susunya sangat baik buat kesehatan dan memiliki nilai penjualan yang tinggi sehingga bisa membantu perekonomian keluarga,” ujar Lindu.

“Harapan kami, bantuan ini dapat dikebangkan agar manfaatnya bisa dirasakan berkelanjutan,” imbuhnya.

Adapun lima desa yang mendapatkan bantuan adalah para kelompok ternak yang ada di, Desa Makmur, Desa Mekar Jaya di Kecamatan Kerinci Kanan; Desa Lalang Kabung, Desa Delik di Kecamatan Pelalawan, Kabupaten Pelalawan dan Desa Bukit Agung di Kecamatan Kerinci Kanan Kabupaten Siak.

Asian Agri sebagai perusahaan perkebunan yang merupakan bagian dari grup Royal Golden Eagle (RGE), mengelola group perusahaan yang bergerak di bidang pengelolaan sumber daya alam dan beroperasi secara global, mengupayakan keberadaannya dapat memberi manfaat bagi masyarakat dan lingkungan dimana perusahaan beroperasi.

Parlaungan Panjaitan, Kepala Desa Bukit Agung berterima kasih kepada PT IIS dan optimis bahwa bantuan ternak kambing yang diberikan bisa berhasil dan memberikan dampak positif bagi perekonomian desa.

“Kami ucapkan terima kasih kepada perusahaan yang sudah peduli kepada warga kami khususnya yg kurang mampu. Dengan adanya bantuan ini kami yakin akan dipelihara dengan baik. Kambing akan beranak setahun sekali, dan rata-rata 2 anaknya, jadi dalam jangka 3 tahun kedepan jumlahnya bisa mencapai kurang lebih 12 ekor. Tentunya itu sangat berdampak positif terhadap perekonomian keluarga dan pasti ke kesejahteraan warga. Saya punya impian, dari kambing ini harus bisa menjadi sapi. Walaupun semua itu butuh proses dan waktu, tapi semua itu menjadi mungkin bila semuanya saling kerjasama, baik anggota, ketua kelompok, di awasi pihak desa dan dimonitor terus oleh pihak perusahaan. Semoga budidaya kambing ini dapat tercapai tujuannya, sehingga jalinan silaturahmi dan kerjasama antara desa dan perusahasn semakin baik.,” ujar Parlaungan Panjaitan pada saat menerima bantuan secara simbolik.

Suwardi, Kades Makmur juga mengapresiasi bantuan yang diberikan perusahaan dan siap mengawasi usaha warga terhadap keberlanjutannya bantuan ini karena dinilai sangat bermanfaat bagi perekonomian desa.

“Bantuan kambing etawa dari PT IIS ini akan kami catat dalam agenda catatan Desa Makmur, karena ini menyangkut pendapatan dan perekonomian desa yang sangat penting dan desa harus tahu. Selanjutnya pihak aparat desa akan selalu mengawasi kelompok ternak ini supaya berhasil nantinya,” ujar Suwardi.

Abu Kasim, Ketua Kelompok Ternak Makmur Lestari selaku penerima manfaat juga mengucapkan terima kasih atas kepedulian perusahaan dan berharap untuk terus mendapatkan bimbingan khususnya dalam hal berternak kambing etawa.

“Terima kasih kami ucapkan kepada pihak perusahaan yang telah peduli terhadap kami. Bantuan ini sangat berarti bagi kami, karena pasti nantinya akan dapat menambah pendapatan keluarga. Apalagi kambing yang kami dapatkan adalah kambing etawa, dimana setelah mendapatkan penjelasan pak humas tadi ternyata kambing etawa ini juga menghasilkan susu. Hal ini membuat kami lebih bersemangat lagi, dan berharap untuk mendapat pelatihan tentang cara memerah susu kambing,”ujarnya.

Adapun acara penyerahan bantuan kambing kepada lima desa ini dihadiri oleh Humas PT IIS Kebun Buatan, Lindu Simatupang, Asisten Plasma PT IIS, Slamet Prayogi, Koordinator CSR Asian Agri Wilayah Riau, Eko Budi, Kepala Desa Bukit Agung, Parlaungan Panjaitan dan Kepala Desa Makmur, Suwardi dan para Ketua Kelompok Ternak Kambing.

 

Sekilas Mengenai Asian Agri:

Asian Agri merupakan salah satu perusahaan swasta nasional terkemuka di Indonesia yang memproduksi minyak sawit mentah (CPO) sejak tahun 1979. Hingga kini Asian Agri mengelola 100.000 hektar kebun kelapa sawit dan mempekerjakan 25.000 orang..

Sebagai perintis program Pemerintah Indonesia Perkebunan Inti Rakyat Transmigrasi (PIR-Trans), Asian Agri telah bermitra dengan 30.000 petani plasma di Riau dan Jambi yang mengelola 60.000 hektar kebun kelapa sawit, serta membina kemitraan dengan petani swadaya untuk membawa dampak positif terhadap kesejahteraan dan peningkatan ekonomi petani.

Dengan menerapkan kebijakan tanpa bakar dan praktik pengelolaan kebun secara berkelanjutan, Asian Agri membantu petani mitra untuk meningkatkan produktivitas, hasil panen, kemamputelusuran rantai pasok, sekaligus mendukung mereka memperoleh sertifikasi. Pabrik Asian Agri menerapkan teknologi terbaik memanfaatkan energi hijau yang dihasilkan secara mandiri, dalam rangka meminimalisasi emisi gas rumah kaca..

Lebih dari 86% dari perkebunan inti Asian Agri di Provinsi Sumatera Utara, Riau & Jambi serta 100% perkebunan petani plasma di Provinsi Riau & Jambi telah bersertifikat RSPO (Roundtable on Sustainable Palm Oil). Pada saat yang sama, ISCC (International Sustainability & Carbon Certification) telah dicapai oleh seluruh kebun baik yang dimiliki oleh Asian Agri maupun petani binaannya. Seluruh unit bisnis dalam naungan Asian Agri telah memperoleh sertifikat ISPO (Indonesian Sustainable Palm Oil)..

Keberhasilan Asian Agri menjadi salah satu perusahaan produsen CPO terkemuka telah diakui secara internasional dengan sertifikasi ISO 14001 untuk semua operasinya. Learning Institute di Pelalawan, Riau, serta pusat pembibitan di Kampar, Riau, juga telah bersertifikat ISO 9001. Selain itu, pusat penelitian dan pengembangan Asian Agri di Tebing Tinggi juga telah memperoleh sertifikasi oleh International Plant - Analytical Exchange di lab WEPAL di Wageningen University di Belanda, untuk standar yang tinggi.

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:

Lidya Veronica
Media Relation Asian Agri
E-mail: This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.