[HALLO RIAU] ASIAN AGRI DORONG PETANI BERPENGHASILAN DENGAN MEMBUKA LAHAN TANPA BAKAR

Print Email

Program pembukaan lahan tanpa bakar dari Asian Agri membawa berkah tersendiri bagi petani dan masyarakat Desa Lubuk Ogong, Kecamatan Bandar Sei Kijang dan Desa Rantau Baru, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Riau yang memanfaatkan lahan yang dibuka tanpa bakar sebagai lahan untuk budidaya tanaman buah nanas sebagai pendapatan alternatif.

Kegiatan tersebut dilakukan setelah Asian Agri mengedukasi dan memberikan penyuluhan bahwa pembukaan lahan dengan cara membakar sangat berbahaya dan merugikan banyak pihak serta membantu masyarakat dalam pembukaan lahan tanpa bakar seluas 4 hektar. Di kesempatan yang sama, Asian Agri juga menyerahkan 16.000 bibit buah nanas kepada masyarakat desa yang telah berkomitmen menjalankan program pembukaan lahan tanpa menggunakan api.

Hafiz Hazalin Sinaga, Fire Free Village Program Manager Asian Agri mengungkapkan, masalah kebakaran hutan dan lahan sangat erat kaitannya dengan perekonomian. "Karena alasan keterbatasan dana, masyarakat menggunakan api dalam melakukan pembersihan lahan. Selain cepat, biayanya juga murah. Tapi dampak yang ditimbulkan jauh lebih mahal dan membahayakan," ujar Hafiz.

Karena itu untuk agar program pembakaran tanpa lahan dilaksanakan oleh masyarakat, dibutuhkan strategi dalam pelaksanaanya. "Tidak hanya patroli dan sosialisasi saja, tapi perlu pendekatan yang lebih menyentuh langsung kepada masyarakat. Tujuan kegiatan pembukaan lahan tanpa bakar ini yaitu untuk mengajak masyarakat meninggalkan cara-cara lama dalam menggunakan api untuk pembersihan lahan," tambah Hafiz.


Baca selengkapnya di Hallo Riau.