Masyarakat Peduli Api (MPA): Bersama Relawan Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan

Print Email

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) merupakan hal yang harus dicegah, pada umumnya karhutla terjadi saat musim kemarau sehingga tanaman menjadi sangat kering dan mudah terbakar.

Saat terjadi kebakaran hutan dan lahan, kesiapan dan kesigapan menjadi hal yang utama. Penanganan pertama perlu dilakukan sejak titik api muncul agar tidak membesar dan menyebar. Kesiapan dan kesigapan ini tentunya membutuhkan sinergi dari pihak terkait.

Sebelum terjadi karhutla, berbagai langkah dapat dilakukan untuk melakukan pencegahan. Diperlukan koordinasi yang dibangun terutama dengan masyarakat sekitar, karena masyarakat sekitarlah yang paling dekat dengan lokasi dan dapat bertindak dengan segera.

Masyarakat Peduli Api (MPA) dibentuk agar dapat melakukan pencegahan dan antisipasi dini. MPA adalah kumpulan sukarelawan yang terbentuk dari masyarakat sekitar, kesadaran akan pentingnya pengetahuan mengenai cara mencegah dan penanganan jika terdapat titik api menjadi alasan dibentuknya MPA di kecamatan Maru Sebo Ilir ini.

Dengan didukung oleh pihak-pihak terkait seperti Camat kecamatan Maru Sebo Ilir, Kapolsek setempat dan Tim Pemadam Kebakaran, pelatihan Basic Fire Training diberikan kepada MPA yang baru dibentuk ini. “Disini sinergi mulitipihak terlibat untuk pencegahan dan penanganan karhutla warga di lingkungan perusahaan, semoga kolaborasi ini bermanfaat baik untuk kita bersama”, ujar Imam Setiyadi selaku Senior Manager perusahaan.

Bertempat di lapangan sepak bola milik Asian Agri Group, sebanyak 60 orang dari 7 desa yang ada di Kecamatan Maru Sebo Ilir ini mengikuti Pelatihan Basic Fire Training. Kegiatan ini diisi dengan penyampaian materi dan simulasi penanganan kebakaran dengan menitikberatkan bahwa api terbentuk karena adanya reaksi berantai antara bahan bakar, oksigen dan sumber panas, maka penanganannya adalah dengan cara memutuskan salah satu rantai reaksi pada elemen tersebut. Diharapkan dengan pelatihan ini para pihak dapat bekerjasama, sehingga dapat mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

Related Articles

Sukses Peremajaan Lahan, Petan...
Sukses Peremajaan Lahan, Petan... “Replanting itu niscaya akan dihadapi oleh semua petani sawit. Kalau tidak sekarang, mungkin besok lusa. Itu pasti” Keyakinan tersebut dilontarkan oleh ketua K...
Mengapa Dunia Membutuhkan Miny...
Mengapa Dunia Membutuhkan Miny... Minyak kelapa sawit mendapatkan sentimen buruk akhir-akhir ini. Salah satu penyebabnya adalah rencana boikot yang dilakukan oleh negara-negara Uni Eropa terhada...
Asian Agri Learning Institute,...
Asian Agri Learning Institute,... Indonesia, sebagai salah satu negara penghasil minyak kelapa sawit terbesar di dunia, tentunya membutuhkan sumber daya manusia yang handal untuk mengelola perke...