Berkomitmen Cegah Karthula, Asian Agri Lanjutkan Program Desa Bebas Api

Print Email

Memasuki musim kemarau, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) berpotensi untuk terjadi. Upaya pencegahan karhutla, salah satunya yaitu dengan memperkuat kerja sama dengan seluruh lapisan masyarakat, tidak terkecuali dengan masyarakat desa.

Sadar akan pentingnya melakukan pencegahan karhutla, Asian Agri berkomitmen untuk melanjutkan program pencegahan karhutla berbasis masyarakat yaitu Program Desa Bebas Api (DBA) melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan 10 desa yang terdapat di Provinsi Riau dan Jambi.

Di Provinsi Riau, kelima desa yang melanjutkan kerja sama dengan Asian Agri yaitu Desa Segati, Desa Tambak, Desa Rantau Baru, Desa Lubuk Ogong dan Desa Bagan Lindau. Sedangkan di Provinsi Jambi, kelima desa tersebut yakni Desa Teriti, Desa Tuo Sumay, Desa Muara Sekalo, Desa Suo-Suo, dan Desa Semambu.

Menurut Hafiz Hazalin Sinaga, Manager Program Desa Bebas Api Asian Agri, diharapkan dengan adanya penandatanganan nota kesepahaman ini dapat menekan angka kebakaran desa. “Melalui program Desa Bebas Api, kami tidak hanya melibatkan masyarakat secara langsung tapi juga berkolaborasi dengan perangkat desa, instansi pemerintah, TNI, Polri, serta instansi terkait lainnya,” tambah Hafiz.

Hafiz menambahkan, sejak dimulainya program Desa Bebas Api di Jambi pada 2017, terbukti efektif mencegah desa dari kebakaran.

“Sebelum ada program DBA ini, rata-rata kebakaran yang terjadi di desa yaitu 20 hektar, namun sejak bergabung dalam program DBA, dua desa yaitu Desa Muara Sekalo dan Desa Teriti mencatat nol kebakaran, sedangkan desa lainnya hanya sekitar 2 hektar saja per tahun. Atas keberhasilan yang signifikan, kelima desa di Jambi ini meraih penghargaan dari Kapolres Tebo sebagai Desa Tangguh Karhutla pada tahun 2020 lalu,” ujar Hafiz.

Program Desa Bebas Api sudah dimulai Asian Agri sejak tahun 2016 yang bertujuan untuk bekerja sama dengan masyarakat setempat dalam meningkatkan kesadaran dan kewaspadaan terhadap bahaya serta menyediakan cara alternatif yang lebih murah untuk membuka lahan dibandingkan menggunakan api.

Dalam program Desa Bebas Api, Asian Agri memfasilitasi dan membina desa-desa sekitar untuk memahami dampak negatif karhutla serta agar masyarakat desa turut berperan aktif mencegah terjadinya kebakaran di lingkungan desa mereka. Selain itu program Desa Bebas Api ini juga bertujuan menumbuhkan kepedulian masyarakat desa terhadap bahaya karhutla dan siap menjadi garda terdepan dalam mencegah terjadinya karhutla di desanya.

Related Articles

Keunggulan Kelapa Sawit
Keunggulan Kelapa Sawit Sebanyak 50 persen dari seluruh produk yang dijual di pasar swalayan menggunakan minyak kelapa sawit, untuk alasan yang baik. Produk dari kepala sawit sangat...
Arif Budiman: Berkembang bersa...
Arif Budiman: Berkembang bersa... Arif Budiman tak menyangka jika hidupnya akan lebih baik setelah berhasil memperoleh beasiswa dari Tanoto Foundation pada 2010. Tujuh tahun kemudian, pemuda yan...
Lontong Medan dan Cerita Marat...
Lontong Medan dan Cerita Marat... Melodi fauna hutan terdengar jelas di Kebun Taman Raja, Jambi, saat Mustakim, asisten kepala perkebunan PT Inti Indosawit Subur membuka jendela. Udara segar pun...