LINGKUNGAN SEKITAR

Bermanfaat Bagi Masyarakat

 

Motto CSR Asian Agri: People, Planet, Profit

  • Pengembangan ekonomi dengan program peningkatan pendapatan masyarakat: menciptakan lapangan kerja baru
  • Pendidikan (bersama Tanoto Foundation): Beasiswa, perpustakaan, bus sekolah, Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), dan toilet bersih
  • Kesehatan: Program air bersih, posyandu, dan poliklinik
  • Karitatif: bantuan sembako, sumbangan, bantuan bencana alam, bazaar, minyak goreng murah, Item infrastruktur, Bedah rumah, jembatan, pembangunan rumah ibadah, jalan, Tempat Penitipan Anak (TPA)
  • Infrastruktur: Bedah rumah, jembatan, pembangunan rumah ibadah, jalan, Tempat Penitipan Anak (TPA)

Pendidikan

Program pendidikan yang ada dalam program CSR Asian Agri bertujuan untuk memperbaiki kualitas pendidikan; tidak hanya untuk pegawai kami, tetapi juga untuk masyarakat sekitar. Sekolah-sekolah yang ada diperbaharui dan fasilitas serta infrastruktur penting disediakan sesuai dengan kebutuhan. Pelajar yang berprestasi didorong untuk berkembang melalui penyediaan beasiswa. Kami membantu pemerintah dengan menyediakan pelatihan dan program peningkatan kesejahteraan yang dibutuhkan bagi pengajar di sekolah sekitarnya.  

Selain itu Asian Agri juga memberikan beasiswa kepada anak karyawan melalui Program Sayap Garuda. Upaya peningkatan kualitas pendidikan ini dilakukan bersama dengan Tanoto Foundation. Pemberian beasiswa tidak hanya kepada anak-anak tetapi juga pengajar yang dilakukan melalui program PELITA pendidikan. Mengingat anak-anak karyawan merupakan generasi penerus keberlangsungan perkebunan di masa yang akan datang, karenanya anak-anak harus mendapatkan pendidikan terbaik. 

Asian Agri juga memberikan fasilitas seperti perbaikan sekolah, perpustakaan, bus sekolah, dan sarana kebersihan seperti toilet. TPA juga tersedia sebagai tempat para karyawan menitipkan anak-anak mereka saat mereka sedang bekerja. Di TPA, anak-anak dapat belajar sambil bermain di bawah bimbingan pengasuh. 


Layanan Kesehatan

Asian Agri bekerja dengan otoritas kesehatan setempat dalam memberikan konsultasi medis gratis dan obat-obatan dasar yang tersedia di poliklinik, posyandu dan poskedes (Pos Kesehatan Desa). Pemberian bantuan lainnya berupa pembuatan sumur bor, menara dan tangki air dan perpipaannya. Pembangunan MCK (mandi cuci kakus) salah satu yang dilakukan Asian Agri bertujuan untuk mengurangi WC terbang. Sebelumnya masyarakat tidak memiliki sarana MCK yang layak yang dilengkapi dengan pompa air dan saringan.


Pengembangan Ekonomi

Sebagai langkah persiapan peremajaan (replanting), Asian Agri mendampingi para petaninya dalam mengembangkan mata pencaharian lain untuk menambah sumber pendapatan. Melalui program Trainer of Trainee (TOT), Asian Agri menemukan potensi dan berfokus pada bidang agribisnis. Klasifikasi usaha dan potensi agribisnis diklasifikasikan pada holtikultura, peternakan sapi, unggas, lele, dan ikan nila. 

SISKA (Program Sistem Integrasi Sapi Kelapa Sawit)
Salah satu cara Asian Agri untuk mengoptimalkan pemanfaatan limbah kelapa sawit adalah integrasi tanaman kelapa sawit dengan sapi. Pengembangan ternak sapi ini perlu didorong mengingat Indonesia belum berswasembada daging. Hasil sampingan atau limbah kelapa sawit berupa pelepah daun sawit, lumpur sawit, serat perasan buah serta bungkil sawit dimanfaatkan sebagai pakan ternak. Melalui Program Sistem Integrasi Sapi Kelapa Sawit, para petani Asian Agri memiliki sumber penghasilan alternatif dan mampu memanfaatkan limbah kelapa sawit dengan baik.  

Asian Agri juga melakukan pembinaan kepada para petani yakni pemanfaatan kotoran sapi sebagai biogas. Kotoran sapi dijadikan sebagai bahan bakar untuk keperluan rumah tangga dan pupuk kandang untuk tanaman kelapa sawit petani. Asian Agri menyediakan digester, selang dan plastik penampung, beserta pelatihan untuk pengambilan, dan penampungan gas metana dari kotoran sapi. Dengan biogas yang tidak berbau, para petani mulai menggunakannya untuk memasak, sehingga lebih menghemat pengeluaran.

Lele
Salah satu pembinaan dan bantuan yang diberikan Asian Agri kepada petani adalah budidaya ikan lele. Budidaya ini telah dilakukan sejak 2013 oleh kelompok tani ikan di Desa Batu Anam yang berada di sekitar PT Gunung Melayu. Bibit ikan lele yang dipilih adalah ikan lele Sangkuriang. Para petani dibekali dengan teknik budidaya di kolam terpal dan kolam tanah. Budidaya ikan lele ini sangat menjanjikan dan perputarannya sangat cepat yakni 3 bulan sudah bisa dipanen.  


Infrastruktur Sosial-Ekonomi

Kesejahteraan penduduk lokal saat ini ditingkatkan melalui program sosial ekonomi kami. Air bersih disediakan melalui pembangunan sumur artesis tabung di desa-desa sekitarnya. Fasilitas olahraga juga dibangun untuk mendorong acara olahraga dan masyarakat. Industri rumah tangga dan peternakan hewan dikembangkan di mana penduduk desa tidak hanya diberikan hewan tapi juga diberikan bantuan. Pembangunan dan perbaikan jalan, jembatan, saluran air dan bangunan keagamaan semua termasuk dalam fasilitas kami dan program infrastruktur. 

Bedah Rumah
Rumah adalah salah satu kebutuhan pokok manusia, kebutuhan papan. Kondisi rumah yang nyaman dan layak tinggal adalah hal yang patut diperhatikan. Salah satu program CSR Asian Agri yang disalurkan kepada masyarakat adalah Bedah Rumah. Program CSR ini bertujuan untuk membangun dan meningkatkan kualitas dan taraf hidup masyarakat.  


Karitatif

Bantuan sembako bagi korban bencana alam, sumbangan, pembagian bingkisan memperingati hari besar keagamaan, bazaar minyak goreng murah dilakukan rutin setiap tahun. Salah satu bantuan korban bencana alam yang dilakukan Asian Agri adalah kepada pengungsi Sinabung. Asian Agri dan Tanoto Foundation memberikan bantuan langsung berupa bahan pangan dan sandang. Selain itu juga menjalin kerja sama dengan Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara dengan memberikan bantuan kesehatan dan menyediakan alat kesehatan. Infeksi saluran pernapasan (ISPA) merupakan masalah utama yang dihadapi para pengungsi akibat tebalnya abu vulkanik yang dikeluarkan Gunung Sinabung,