Asian Agri Gelar Pasar Sembako Murah di Empat Provinsi

Print Email

Asahan, Sumatra Utara, 15 Juni 2017 – Dalam rangka mendukung program Pemerintah untuk mengendalikan harga kebutuhan bahan pokok menjelang hari raya, Asian Agri, menyelenggarakan Pasar Murah Ramadhan sebagai realisasi program yang digagas oleh Kementerian Perdagangan RI. 

“Program ini merupakan realisasi komitmen Asian Agri beserta Grup Raja Garuda Emas (RGE) dalam memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di wilayah kegiatan operasi perusahaan, melalui penyediaan bahan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau,” kata Deputy Head SSL (Social Security & License) Asian Agri, Ariston Noverry Fau.

Sebagai bagian dari komitmen tersebut, Asian Agri telah menyiapkan sebanyak 5.000 paket sembako murah yang didistribusikan di 4 kabupaten di Sumatra Utara, 3 kabupaten di Jambi, serta sejumlah lokasi di Riau dan DKI Jakarta.

Asian Agri melalui unit bisnisnya PT Gunung Melayu Group, hari ini mendistribusikan 500 paket sembako di tiga desa yang terletak di Kabupaten Asahan, Sumatra Utara. Sehari sebelumnya, ratusan masyarakat di Kecamatan Ujung Padang, Kabupaten Simalungun juga berkesempatan membeli paket sembako murah yang sama berisi komoditas bahan pokok, seperti beras 2 kg, gula 2 kg, tepung terigu 2 kg, minyak goreng 2 liter dan satu botol sirup, yang dijual seharga Rp 50.000.

"Pasar murah ini sangat mendapat respon yang tinggi dari masyarakat setempat. Ini sangat murah betul. Kita sudah bisa dapat sembako yang banyak harganya cuma Rp50 ribu saja. Kalau di pasar ini harganya sudah ratusan ribu,” kata Kepala Desa Batu Anam, Hariyanto saat menyaksikan pelaksanaan pasar murah bersama GM PT Gunung Melayu Group, OWM Limbong dan Humas Asian Agri Lidya Veronika Ginting.

Salah seorang penerima paket sembako murah bernama Turini warga Desa Batu Anam Kecamatan Rahuning Kabupaten Asahan mengaku kebutuhan pokok menjelang lebaran mengalami lonjakan. "Dengan adanya pasar murah dari Asian Agri, kami (masyarakat) sangat terbantukan. Terima kasih Asian Agri," ujar wanita paruh baya ini.

Pada kesempatan tersebut, Limbong menyampaikan bahwa program sembako murah yang dilakukan Asian Agri sangat bermanfaat bagi masyarakat di sekitar perkebunan desa dan penjualan paket sembako murah tersebut akan diserahkan kepada pondok-pondok pesantren.

***

Sekilas mengenai Asian Agri:

Asian Agri merupakan salah satu perusahaan swasta nasional terkemuka di Indonesia yang memproduksi minyak sawit mentah (CPO) sejak tahun 1979 dan mempekerjakan sekitar 25.000 orang saat ini. Sejak tahun 1987, Asian Agri telah menjadi perintis program Pemerintah Indonesia Perkebunan Inti Rakyat Transmigrasi (PIR - Trans). Saat ini, perusahaan mengelola 100.000 hektar lahan dan bermitra dengan 29.000 keluarga petani di Riau dan Jambi yang mengoperasikan 60.000 hektar perkebunan kelapa sawit.

Keberhasilan Asian Agri menjadi salah satu perusahaan terkemuka CPO telah diakui secara internasional dengan sertifikasi ISO 14001 untuk semua operasinya. Learning Institute di Pelalawan, Riau, serta pusat pembibitan di Kampar, Riau, juga telah bersertifikat ISO 9001. Selain itu, pusat penelitian dan pengembangan Asian Agri di Tebing Tinggi juga telah memperoleh sertifikasi oleh International Plant - Analytical Exchange di lab WEPAL di Wageningen University di Belanda, untuk standar yang tinggi.

Lebih dari 86% dari perkebunan Inti Asian Agri di Provinsi  Sumatera Utara , Riau & Jambi serta  perkebunan petani plasma di Provinsi Riau & Jambi telah bersertifikat RSPO .

Pada saat yang sama, ISCC (International Sustainability & Carbon Certification) telah dicapai oleh seluruh kebun baik yang dimiliki oleh Asian Agri maupun petani binaannya. 

Pabrik minyak kelapa sawit dan perkebunan di Buatan, Ukui, Soga, Tungkal Ulu & Muara Bulian juga telah mendapatkan sertifikat ISPO (Indonesian Sustainable Palm Oil). 


Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:

Lidya Veronica
Humas Asian Agri
E-mail: This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it. 
DID: +62 61 4532 155
Hp: +62 812 6026 460

Klik di sini untuk versi PDF