Asian Agri Tandatangani Nota Kesepahaman Kemitraan dengan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Sumber Rejeki

Print Email

Asian Agri lewat PT. Indo Sepadan Jaya (ISJ) menandatangani kerja sama nota kesepahaman kemitraan dengan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Sumber Rejeki di Kantor Pabrik Tanjung Selamat, Desa Kampung Padang, Pangkatan, Labuhanbatu, Medan pada 30 September 2016.

Nota kesepahaman ditandatangani oleh Manajer Kebun PT. ISJ, Jhon Freddy, dan Ketua Gapoktan Sumber Rejeki, Irhamsyah Lubis, sebagai bentuk inisiatif Asian Agri untuk bekerja sama dengan para petani swadaya untuk mengintensifikasikan kebun kelapa sawit rakyat. 

“Menurut data statistik Perkebunan Indonesia Komoditas Kelapa Sawit 2013 – 2015, total luas kebun sawit di Indonesia, 42% nya merupakan perkebunan rakyat. Melihat data tersebut, intensifikasi kebun rakyat merupakan hal yang penting dan harus segera dilakukan. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan membangun kemitraan antara petani dengan perusahaan,” ujar Rafmen selaku Koordinator Petani Swadaya Asian Agri. 

Asian Agri merupakan salah satu perusahaan yang menunjukan kepeduliannya dengan berkolaborasi bersama petani swadaya untuk mengelola kebun rakyat agar tetap berada dalam kondisi yang prima. Beberapa bentuk kerja sama yang dilakukan meliputi penyuluhan teknik budidaya kelapa sawit yang baik, dimulai dari pemilihan bibit unggul, penanaman, perawatan, hingga pemanenan, bahkan jaminan pembelian tandan buah sawit (TBS) milik Gapoktan oleh perusahaan.

Tidak hanya hingga masa panen, Jhon Freddy mengungkapkan bahwa perusahaan juga siap untuk mendampingi para petani swadaya untuk melakukan replanting, mengingat peremajaan tanaman merupakan hal yang penting untuk dilakukan sebagai langkah awal meningkatkan produktivitas kebun sawit. 

“Rata-rata sawit milik Gapoktan ini tanaman tahun 90-an. Artinya, rata-rata usia sawitnya di atas 25 tahun. Karena itu, setelah penandatanganan ini kami akan turut menyelenggarakan program replanting bagi tanaman sawit yang dimiliki oleh para anggota Gapoktan. ISJ ingin menjadi salah satu perusahaan yang bersama-sama dengan petani swadaya menerapkan praktik pengelolaan tanaman kelapa sawit yang benar dan berkelanjutan,” tutur Jhon Freddy.

Di kesempatan yang sama, Ketua Gapoktan yang juga merupakan Kepala Desa Perlabian, Irhamsyah Lubis, menyambut baik inisiatif Asian Agri melalui unit usahanya PT. ISJ. “Mewakili seluruh anggota Gapoktan, kami berterima kasih atas kepedulian PT ISJ yang berinisiatif untuk merangkul kami. Harapan kami, kemitraan ini akan mendatangkan manfaat besar kepada warga Desa Perlabian,” ujarnya.

Dijelaskan oleh Humas Asian Agri, Lidya Veronica Ginting, Asian Agri secara berkesinambungan terus mengembangkan kemitraan dengan petani sawit swadaya dalam upaya mendukung peningkatan produktivitas kebun rakyat. “Program kemitraan Asian Agri dengan petani swadaya sudah berjalan sejak tahun 2012 dan terus berkelanjutan. Adapun target perusahaan pada tahun 2020 diharapkan sudah dapat bermitra dengan petaniswadaya, setara dengan luasan 60,000 ha lahan,” jelasnya. 

***

Sekilas mengenai Asian Agri:

Asian Agri Group merupakan perusahaan swasta nasional terkemuka di Indonesia yang memproduksi minyak sawit mentah (CPO) sejak tahun 1979 dan mempekerjakan sekitar 25,000 orang saat ini. Sejak tahun 1987, Asian Agri telah menjadi perintis program Pemerintah Indonesia Perkebunan Inti Rakyat Transmigrasi (PIR - Trans). Saat ini, perusahaan mengelola 100,000 hektar lahan dan bermitra dengan 30,000 keluarga petani di Riau dan Jambi yang mengoperasikan 60,000 hektar perkebunan kelapa sawit.

Keberhasilan Asian Agri menjadi salah satu perusahaan terkemuka CPO telah diakui secara internasional dengan sertifikasi ISO 14001 untuk semua operasinya. Learning Institute di Pelalawan, Riau, serta pusat pembibitan di Kampar, Riau, juga telah bersertifikat ISO 9001. Selain itu, pusat penelitian dan pengembangan Asian Agri di Tebing Tinggi juga telah memperoleh sertifikasi oleh International Plant - Analytical Exchange di lab WEPAL di Wageningen University di Belanda, untuk standar yang tinggi.

Pabrik minyak kelapa sawit dan perkebunan di Buatan, Ukui, Soga, Tungkal Ulu & Muara Bulian juga telah mendapatkan sertifikat ISPO (Indonesian Sustainable Palm Oil). 


Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:

Elly Mahesa Jenar
Manajer Komunikasi Perusahaan
E-mail: This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
DID: +68 230 1119
Tel: +62 811 8776 729

Klik di sini untuk versi PDF