Asian Agri Menerima Penghargaan CDP sebagai 'Best First Time Performance'

Print Email

Hong Kong, 31 Januari 2019 – Komitmen Asian Agri untuk selalu bertanggung jawab menjalankan keterlacakan rantai pasok dan keberlanjutan produksi kelapa sawit mendapat respon positif dengan penganugerahan CDP Best First Time Performance Award 2018. Asian Agri berhasil terpilih sebagai perusahaan terbaik se- Hong Kong dan Asia Tenggara dari total 74 perusahaan yang telah menyelesaikan daftar pertanyaan dari CDP untuk pertama kalinya.

CDP adalah Carbon Disclosure Project, organisasi nirlaba independen yang menjalankan sistem pengungkapan global yang memungkinkan perusahaan, kota, negara bagian dan wilayah untuk mengukur dan mengelola dampak terhadap lingkungan. Sebanyak 655 investor dengan total asset AS$87 trilyun, dan lebih dari 7.000 perusahaan di seluruh dunia bekerjasama dengan organsasi ini, untuk mengukur, mengungkap, mengelola dan membagi strategi penanganan iklim, emisi gas rumah kaca, informasi seputar pemanfaatan energi dan air.

 

CDP Hong Kong and Southeast Asia Award 2018 yang berhasil diraih Asian Agri sebagai Best First Time Performance.
 

Bernard A. Riedo, Direktur Sustainability dan Stakeholder Relations mengatakan, ”Kami merasa terhormat telah dianugerahi ‘Best First Time Performance Award’ oleh CDP. Penghargaan ini merupakan bukti komitmen kami dalam hal efisiensi, transparansi, serta kolaborasi. Perusahaan kami bekerjasama dengan petani mitra untuk terus menyelaraskan praktik manajemen lahan mereka dengan standar keberlanjutan nasional dan internasional, sekaligus membantu mentransformasikan industri sawit menjadi lebih bertanggung jawab, akuntabel, dan dapat dilacak.”

Selain dari praktik keberlanjutan di area operasional, Asian Agri juga menghimbau para petani mitra untuk mengimplementasikan praktik keberlanjutan yang sama di lahan perkebunan mereka dengan memberikan pelatihan mengenai praktik pengelolaan terbaik.

Program manajemen limbah juga merupakan program utama di Asian Agri. Perusahaan telah membangun 10 PLTBg di Sumatera Utara, Riau dan Jambi, yang bertujuan untuk mengurangi gas emisi dan mengubah limbah kelapa sawit (POME) menjadi energi terbarukan yang dapat digunakan dalam menjalankan operasional pabrik dan membantu kebutuhan listrik masyarakat sekitar.

Sekilas Mengenai Asian Agri:

Asian Agri merupakan salah satu perusahaan swasta nasional terkemuka di Indonesia yang memproduksi minyak sawit mentah (CPO) sejak tahun 1979. Hingga kini Asian Agri mengelola 100.000 hektar kebun kelapa sawit dan mempekerjakan 25.000 orang.

Sebagai perintis program Pemerintah Indonesia Perkebunan Inti Rakyat Transmigrasi (PIR-Trans), Asian Agri telah bermitra dengan 30.000 petani plasma di Riau dan Jambi yang mengelola 60.000 hektar kebun kelapa sawit, serta membina kemitraan dengan petani swadaya untuk membawa dampak positif terhadap kesejahteraan dan peningkatan ekonomi petani.

Dengan menerapkan kebijakan tanpa bakar dan praktik pengelolaan kebun secara berkelanjutan, Asian Agri membantu petani mitra untuk meningkatkan produktifitas, hasil panen, kemamputelusuran rantai pasok, sekaligus mendukung mereka memperoleh sertifikasi. Pabrik Asian Agri menerapkan teknologi terbaik memanfaatkan energi hijau yang dihasilkan secara mandiri, dalam rangka meminimalisasi emisi gas rumah kaca.

Lebih dari 86% dari perkebunan inti Asian Agri di Provinsi Sumatra Utara, Riau & Jambi serta 100% perkebunan petani plasma di Provinsi Riau & Jambi telah bersertifikat RSPO (Roundtable on Sustainable Palm Oil). Pada saat yang sama, ISCC (International Sustainability & Carbon Certification) telah dicapai oleh seluruh kebun baik yang dimiliki oleh Asian Agri maupun petani binaannya. Lebih dari 93% perkebunan dan pabrik kelapa sawit Asian Agri telah mendapatkan sertifikat ISPO (Indonesian Sustainable Palm Oil).

Keberhasilan Asian Agri menjadi salah satu perusahaan produsen CPO terkemuka telah diakui secara internasional dengan sertifikasi ISO 14001 untuk semua operasinya. Learning Institute di Pelalawan, Riau, serta pusat pembibitan di Kampar, Riau, juga telah bersertifikat ISO 9001. Selain itu, pusat penelitian dan pengembangan Asian Agri di Tebing Tinggi juga telah memperoleh sertifikasi oleh International Plant - Analytical Exchange di lab WEPAL di Wageningen University di Belanda, untuk standar yang tinggi.


Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:

Dinna Permana Setyani
Manajer Komunikasi Perusahaan
E-mail: This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
DID: +62 21 2301 119

Klik disini untuk versi PDF