Asian Agri Memperoleh Sertifikat ISPO

Print Email

Medan, 9 Desember 2016 – Asian Agri kembali menerima penghargaan Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) atas bentuk nyata komitmen perusahaan dalam melakukan pengelolaan kelapa sawit yang berkelanjutan. 

Sertifikasi diberikan kepada PT. Mitra Unggul Pusaka (MUP) di Riau, PT Rigunas Agri Utama (RAU) di Jambi, dan PT Gunung Melayu yang berlokasi di Sumatera Utara, yang seluruhnya merupakan unit bisnis dari Asian Agri. Sertifikat ISPO tersebut diserahkan bersamaan dengan peringatan Hari Perkebunan ke-59 tahun dan peresmian Museum Perkebunan Indonesia di Kompleks Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS), Jalan Brigjen Katamso, Medan.

Ketiga sertifikat tersebut diterima langsung oleh Simon Sihotang, Head Estate Asian Agri, Ferry D Sinaga, Regional Head Asian Agri wilayah Sumatera Utara, dan Mariadi, Human Resources Operation Asian Agri, yang turut disaksikan oleh Direktur Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian RI, Ir. Bambang MM dan Kepala Sekretariat ISPO, R. Azis Hidayat.

Kepala Sekretariat ISPO, R. Azis Hidayat mengatakan, program ISPO merupakan kebijakan yang diambil oleh Pemerintah Indonesia dengan tujuan untuk meningkatkan daya saing minyak sawit Indonesia di pasar dunia dan yang tidak kalah penting adalah untuk turut berpartisipasi dalam rangka mendukung komitmen Presiden Republik Indonesia menciptakan kelestarian lingkungan. 

Menurut Azis, pemerintah saat ini juga sedang fokus dalam pemberian sertifikasi kepada petani kelapa sawit baik plasma maupun swadaya. Sebagai pilot project sertifikasi ISPO bagi petani swadaya dilakukan di Desa Pelalawan, Kabupaten Ukui, Riau, yang merupakan petani swadaya binaan Asian Agri.

"Dalam prosesnya, pemerintah terus mendampingi petani swadaya agar dapat memperoleh sertifikasi ISPO sesuai dengan aturannya. Seperti halnya langkah Asian Agri dalam membantu petani plasma dan swadaya meraih ISPO merupakan sebuah hal yang sangat baik untuk ditiru serta diikuti," jelas Azis.

“Praktik bisnis berkelanjutan merupakan sebuah nilai yang wajib diimplementasikan oleh seluruh perusahaan, terutama bagi perusahaan yang mengelola bisnisnya dengan berinteraksi langsung dengan alam. Yang diterapkan oleh Asian Agri yakni selalu berusaha untuk menciptakan interaksi dan hubungan yang saling memberi manfaat, tidak hanya untuk perusahaan, namun juga untuk kelestarian alam,” ujar Freddy Widjaya, Direktur Asian Agri.

***

Sekilas mengenai Asian Agri:

Asian Agri merupakan salah satu perusahaan swasta terkemuka di Indonesia yang memproduksi minyak sawit mentah (CPO) sejak tahun 1979 dan mempekerjakan sekitar 25,000 orang saat ini. Sejak tahun 1987, Asian Agri telah menjadi perintis program pemerintah Indonesia Perkebunan Inti Rakyat Transmigrasi (PIR - Trans). Saat ini, perusahaan mengelola 100,000 Ha lahan dan bermitra dengan 30,000 keluarga petani di Riau dan Jambi yang mengoperasikan 60,000 Ha perkebunan kelapa sawit.

Keberhasilan Asian Agri dalam menjadi salah satu perusahaan terkemuka CPO telah diakui secara internasional dengan sertifikasi ISO 14001 untuk semua operasinya. Learning Institute di Pelalawan, Riau, serta pusat pembibitan di Kampar, Riau, juga telah bersertifikat ISO 9001. Selain itu, pusat penelitian dan pengembangan Asian Agri di Tebing Tinggi juga telah memperoleh sertifikasi oleh International Plant - Analytical Exchange di lab WEPAL di Wageningen University di Belanda, untuk standar yang tinggi.

Selain keberhasilannya dalam menjadi produsen CPO terkemuka dengan teknologi paling canggih, Asian Agri juga berkomitmen untuk melestarikan lingkungan.

Perkebunan Asian Agri  di Riau (kebun Buatan, Soga, dan Ukui) dan di Jambi (kebun Tungkal Ulu dan Muara Bulian), dan juga Kebun Plasma binaan (Kebun Plasma Buatan & Ukui di Riau serta Kebun Plasma Tungkal Ulu & Muara Bulian di Jambi) telah menerima sertifikat RSPO (Roundtable on Sustainable Palm Oil).

Pada saat yang sama, ISCC (International Sustainability & Carbon Certification) telah dicapai oleh seluruh kebun baik yang dimiliki oleh Asian Agri maupun petani binaan baik yang di bawah skema petani plasma maupun skema KKPA. 

Pabrik minyak kelapa sawit dan perkebunan di Buatan, Ukui, Soga, Tungkal Ulu & Muara Bulian juga telah mendapatkan sertifikat ISPO (Indonesian Sustainable Palm Oil). 


Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:

Elly Mahesa Jenar
Manajer Komunikasi Perusahaan
E-mail: This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
DID: +68 230 1119
Tel: +62 811 8776 729

Klik di sini untuk versi PDF