Tumbang Perdana Tandai Peremajaan Sawit Rakyat di Siak, Riau

Print Email

Siak, Riau, 25 February 2020 – Tiga Koperasi Unit Desa (KUD) binaan Asian Agri yaitu KUD Jaya Makmur, KUD Bhakti Mandiri, dan KUD Mulus Rahayu di Kecamatan Kerinci Kanan, Kabupaten Siak, Provinsi Riau hari ini melakukan tumbang perdana yang menandai peremajaan kebun sawit rakyat seluas 630 hektar.

Kegiatan tumbang perdana ini dihadiri Camat Kerinci Kanan, M. Hassanal Lutfi, Regional Head Asian Agri wilayah Riau, Pengarapen Gurusinga, dan Head of Partnership Asian Agri, Rudy Rismanto, dan Deputy Head of Partnership Asian Agri, Rafmen.

Program peremajaan kebun sawit yang dilakukan petani mitra Asian Agri sejalan dengan program pemerintah untuk meningkatkan produktivitas kebun kelapa sawit tanpa membuka lahan baru, namun mengoptimalkan lahan yang telah ada. Camat Kerinci Kanan, M. Hassanal Lutfi menyampaikan dukungan yang diberikan oleh pemerintah setempat kepada petani kelapa sawit, serta menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan ini.

“Pada kesempatan ini, kita menyaksikan sinergi kebersamaan antara pemerintah, petani, Asian Agri sebagai perusahaan mitra, dan partisipasi lembaga keuangan. Semoga kegiatan ini menjadi inspirasi bagi petani lainnya untuk dapat segera meremajakan kebun sawitnya,” tambah M. Hassanal Lutfi.

Regional Head Asian Agri wilayah Riau, Pengarapen Gurusinga dalam arahannya, mendorong para petani yang kebun sawitnya sudah tidak produktif untuk tidak ragu melakukan peremajaan kebun sawit. “Peremajaan sawit merupakan kewajiban, oleh karena itu dalam kesempatan ini, kami mengajak kepada para petani yang berniat untuk melakukan peremajaan agar tidak perlu kuatir lagi melakukan peremajaan sawit sehingga dapat menghasilkan produktivitas yang maksimum,” tambah Pengarapen Gurusinga.

Menandai keberlanjutan kemitraan Asian Agri dengan petani mitra dalam peremajaan kelapa sawit, Head of Partnership Asian Agri, Rudy Rismanto memberikan bibit unggul Topaz secara simbolis kepada Ketua KUD Jaya Makmur, KUD Bhakti Mandiri, dan KUD Mulus Rahayu. Penggunaan bibit unggul dalam peremajaan kebun sawit menjadi salah satu faktor utama yang akan membantu mengoptimalkan produktivitas kebun sawit.

Sudiyono, ketua KUD Jaya Makmur menyampaikan ungkapan terima kasih kepada pemerintah setempat, lembaga keuangan, dan juga Asian Agri sebagai perusahaan mitra yang telah mendukung pelaksanaan peremajaan sawit. “Kemitraan dengan Asian Agri telah terjalin sejak KUD Jaya Makmur berdiri, selama ini kami telah banyak dibantu terlebih ketika menghadapi masa peremajaan kebun sawit dengan diberikan pembinaan sehingga kami tidak perlu kuatir lagi melakukan peremajaan sawit,” tambah Sudiyono.

 

Sekilas Mengenai Asian Agri:

Asian Agri merupakan salah satu perusahaan swasta nasional terkemuka di Indonesia yang memproduksi minyak sawit mentah (CPO) sejak tahun 1979. Hingga kini Asian Agri mengelola 100.000 hektar kebun kelapa sawit dan mempekerjakan 25.000 orang.

Sebagai perintis program Pemerintah Indonesia Perkebunan Inti Rakyat Transmigrasi (PIR-Trans), Asian Agri telah bermitra dengan 30.000 petani plasma di Riau dan Jambi yang mengelola 60.000 hektar kebun kelapa sawit, serta membina kemitraan dengan petani swadaya untuk membawa dampak positif terhadap kesejahteraan dan peningkatan ekonomi petani.

Dengan menerapkan kebijakan tanpa bakar dan praktik pengelolaan kebun secara berkelanjutan, Asian Agri membantu petani mitra untuk meningkatkan produktivitas, hasil panen, kemamputelusuran rantai pasok, sekaligus mendukung mereka memperoleh sertifikasi. Pabrik Asian Agri menerapkan teknologi terbaik memanfaatkan energi hijau yang dihasilkan secara mandiri, dalam rangka meminimalisasi emisi gas rumah kaca.

Lebih dari 86% dari perkebunan inti Asian Agri di Provinsi Sumatera Utara, Riau & Jambi serta 100% perkebunan petani plasma di Provinsi Riau & Jambi telah bersertifikat RSPO (Roundtable on Sustainable Palm Oil). Pada saat yang sama, ISCC (International Sustainability & Carbon Certification) telah dicapai oleh seluruh kebun baik yang dimiliki oleh Asian Agri maupun petani binaannya. Seluruh unit bisnis dalam naungan Asian Agri telah memperoleh sertifikat ISPO (Indonesian Sustainable Palm Oil).

Keberhasilan Asian Agri menjadi salah satu perusahaan produsen CPO terkemuka telah diakui secara internasional dengan sertifikasi ISO 14001 untuk semua operasinya. Learning Institute di Pelalawan, Riau, serta pusat pembibitan di Kampar, Riau, juga telah bersertifikat ISO 9001. Selain itu, pusat penelitian dan pengembangan Asian Agri di Tebing Tinggi juga telah memperoleh sertifikasi oleh International Plant - Analytical Exchange di lab WEPAL di Wageningen University di Belanda, untuk standar yang tinggi.

 

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:

Maria Sidabutar
Kepala Komunikasi Perusahaan
E-mail: This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
DID: +62 21 2301 119

Klik disini untuk versi PDF