KEMAJUAN TERBARU

Eyes on The Forest (EoF) mengeluarkan laporan, ‘Enough is Enough’, pada tanggal 8 Juni 2018, yang membahas mengenai salah satu pabrik kelapa sawit milik Asian Agri membeli Tandan Buah Segar (TBS) ilegal yang tumbuh di Taman Nasional Tesso Nilo.


Diterima :25/05/2018

Status : Sedang berlangsung

Organisasi : Eyes on the Forest

EoF meminta Asian Agri untuk memberikan tanggapan pada rancangan laporan mereka dan memberikan rekomendasi atas penyelesaian kasus tersebut. Asian Agri telah mengirimkan surat tanggapan kepada EoF pada tanggal 25 Mei 2018 untuk memberikan klarifikasi dan bukti dari temuan yang didapatkan oleh EoF bahwa PT Inti Indosawit Subur (Ukui 1) menerima 1,5 ton Tandan Buah Segar (TBS) dari TNTN pada tanggal 17 Juni 2017.

  • Asian Agri langsung melakukan investigasi ke lokasi pada tanggal 23 Mei 2018 dan meneliti rekam jejak laporan rantai pasok untuk mengumpulkan data sekaligus meninjau kembali laporan pada tanggal 17 Juni 2017 untuk memastikan kesesuaian data
  • Kami telah mengambil langkah tegas untuk permasalahan ini yaitu dengan menangguhkan truk pemegang Order Pengiriman (DO) yang dilaporkan pada 24 Mei 2018
  • Asian Agri berkomitmen untuk memproduksi minyak kelapa sawit yang berkelanjutan dan bertanggung jawab. Kami memiliki sistem untuk memastikan bahwa seluruh proses pengadaan dan pihak-pihak yang terlibat dalam rantai pasokan kami mematuhi kebijakan keberlanjutan dan komitmen kemampuan telusuran rantai pasok (traceability) perusahaan. Kami memiliki Traceability Master Database dari seluruh rantai pasokan pihak ketiga kami yang memungkinkan kami untuk memantau sumber pasokan yang masuk ke perusahaan. Para petani mitra telah menandatangani surat pernyataan dengan perusahaan, yang mengikat pemasok TBS hanya dari wilayah legal, untuk mencegah masuknya TBS ilegal dalam pasokan mereka ke pabrik kami. Asian Agri telah mencapai 100% kemampuan telusuran rantai pasok TBS ke perkebunan sejak 2017. Tanggapan lengkap kami dapat ditemukan di sini.


    Diterima :25/05/2018

    Status : Sedang berlangsung

    Organisasi : Eyes on the Forest

Eyes on the Forest (EoF) menerbitkan sebuah laporan, ‘No One is Safe’ pada tanggal 6 April 2016, menyoroti Asian Agri melakukan pembelian TBS ilegal yang ditanam di Taman Nasional Tesso Nilo dan kawasan yang dilindungi pemerintah. Dalam laporan, RGE turut disebut bersamaan dengan Asian Agri. RGE adalah perusahaan jasa manajemen Asian Agri yang tidak memiliki keterlibatan langsung dalam operasional kami.


Diterima :19/04/2016

Status : Sedang berlangsung

Organisasi : Eyes on the Forest

EoF meminta Asian Agri memberikan komentar atas laporan mereka dan menawarkan rekomendasi untuk penyelesaian kasus tersebut. Asian Agri mengirimkan respon ke EoF pada 12 April 2016 yang menyatakan:

  • Asian Agri telah melakukan penyelidikan dan hasilnya menunjukkan bahwa pasokan TBS ilegal yang disebutkan dalam laporan tersebut terjadi setahun yang lalu, antara Januari – April 2015. Berdasarkan investigasi yang kami lakukan secara internal, sebelum adanya temuan EoF, kami segera menghentikan kontrak dengan pemasok yang melanggar ketentuan pada bulan Juni 2015.
  • Kami berkomitmen untuk menelusuri semua sumber TBS kami dan kami telah mengembangkan kebijakan pelacakan sumber untuk mencapai tujuan tersebut. Kami menggunakan ART dan sudut pandang menyeluruh untuk memfokuskan upaya kami pada daerah sensitif dan pemasok yang beresiko tinggi untuk menangani pemasok bermasalah. Di waktu yang bersamaan kami mencari cara untuk melindungi daerah ekspansi dan zona hutan serta lahan gambut yang belum dikembangkan tetapi berpotensi terancam. Kami menekankan upaya bersama dengan para pemasok dan pemangku kepentingan terkait untuk mendapatkan solusi praktis dalam menghadapi isu rantai pasokan yang kompleks. Tanggapan lengkap kami dapat ditemukan di sini.
  • Menyusul penerbitan laporan mereka, Asian Agri mengharapkan klarifikasi tatap muka dengan EoF.


    Diterima :19/04/2016

    Status : Sedang berlangsung

    Organisasi : Eyes on the Forest