PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN

 

Kami meningkatkan hasil dengan cara yang berkelanjutan dan ramah lingkungan tanpa memperluas lahan perkebunan adalah kunci bisnis kami. Asian Agri R&D Center didirikan di Tebing Tinggi, Sumatera Utara pada tahun 1989, mempekerjakan 46 staf dan 120 teknisi, dan mengkhususkan diri dalam agronomi, tanah, hama, penyakit, berkembang biak dan bioteknologi.

Staf sains kami memfokuskan upaya penelitian mereka pada penciptaan benih unggul, pupuk, pengendalian hama yang ramah lingkungan, konservasi air dan tanah, dan pemanfaatan limbah produksi organik.

Asian Agri R&D Center dilengkapi dengan:

  • Laboratorium Analitik di Tebing Tinggi, Sumatera Utara untuk mengetahui mutasi daun, tanah, pupuk, komposit, kelapa sawit, air limbah dan hasil tandan buah segar
  • Laboratorium Hama & Penyakit untuk mengembangkan teknologi Manajemen Hama (dan Penyakit) terpadu di Tebing Tinggi, Sumatera Utara
  • Unit Propagasi Kelapa Sawit Klonal (COPPU) di Pangkalan Kerinci, Riau, untuk menghasilkan benih unggul melalui teknik kultur jaringan menyeluruh
  • Laboratorium Biomolekuler di Pangkalan Kerinci, Riau untuk pengembangan Molecular Marker Assited Selection.
  • Laboratorium Biomolekuler di Pangkalan Kerinci, Riau, akan mengembangkan Seleksi Berbantuan Moiecular
  • Stasiun Penelitian Kelapa Sawit (OPRS) di Topaz, Riau, yang secara khusus mengelola pemuliaan dan produksi benih unggul
  • Lahan uji di berbagai lokasi dengan agroklimat berbeda untuk menguji pupuk, biagen pengendalian hama dan penyakit, uji progeni, dan pengumpulan sumber daya genetik.

Benih unggul yang diproduksi oleh OPRS Topaz telah dilepas ke pasaran pada tahun 2004 di bawah SK Kementrian Pertanian dan lebih dari 130 juta benih telah dikirimkan.

Selain penelitian Asian Agri R&D Center juga secara aktif menyediakan layanan teknis dan pelatihan untuk mempromosikan kesadaran dan keterampilan pengetahuan dalam menerapkan paket teknologi untuk memaksimalkan dan faktor abiotik untuk menghasilkan hasil tinggi.

Produk lain yang dihasilkan AA R&D Centre adalah biocontrol agent seperti Trichoderma untuk pengendalian penyakit yang disebabkan Ganoderma, Metharizium untuk pengendalian hama kumbang tanduk (Oryctes), dan racun tikus. Namun ketiga produk tersebut masih terbatas untuk keperluan intern kebun-kebun Asian Agri Group.

Selain melakukan penelitian, AA R&D Centre juga aktif memberikan layanan teknis dan pelatihan untuk meningkatkan pengetahuan, kepedulian (awareness) dan ketrampilan dalam menerapkan paket teknologi untuk memaksimalkan faktor-faktor biotik dan abiotik dalam menghasilkan panen yang tinggi dan lestari.

 

Untuk informasi lebih lengkap mengenai fasilitas Penelitian dan Pengembangan Asian Agri, dapat menghubungi:

Pusat Penelitian dan Pengembangan Kelapa Sawit

PO Box 35 Kebun Bahilang

Tebing Tinggi Deli 20600

Sumatera Utara, Indonesia

Tel. +62 621 21511